Penyaringan Logam Cair | Filter Busa Keramik untuk Aluminium Cair

Dalam produksi pengecoran, cacat pengecoran yang disebabkan oleh inklusi non-logam menyumbang 50% hingga 60% dari total jumlah produk limbah. Cacat inklusi tidak hanya secara signifikan mengurangi sifat mekanis hasil pengecoran, tetapi juga berdampak buruk pada kinerja pemrosesan dan penampilannya. Memurnikan paduan logam cair dan mengurangi atau menghilangkan berbagai inklusi non-logam sangat penting untuk menghasilkan coran berkualitas tinggi. Teknologi Penyaringan Logam Cair (Molten Metal Filtration) dapat secara efektif mencapai tujuan pemurnian paduan logam cair.

Penyaringan Logam Cair

Penyaringan Logam Cair

Sejak filter keramik berbahan busa paduan aluminium pertama kali digunakan pada tahun 1978, teknologi Filtrasi Logam Cair telah berkembang pesat. Filter keramik ini menggunakan busa poliuretan sebagai media pembawa, yang direndam dalam larutan suspensi yang terdiri dari bubuk keramik, pengikat, agen sintering, dan cat untuk menghilangkan kelebihan cat. Cat tersebut dilapiskan secara merata pada kerangka media pembawa untuk membentuk benda hijau, kemudian benda hijau tersebut dikeringkan dan dipanggang pada suhu tinggi.

Bahan Filter Busa Sel Terbuka dibagi menjadi dua jenis, yaitu jenis terikat dan jenis disinter. Jenis pertama mengandalkan bahan pengikat untuk menyatukan partikel keramik. Jenis kedua mengandalkan pemanasan pada suhu tinggi untuk menyinter dan menyatukan partikel keramik berukuran mikron yang relatif murni. Filter busa keramik memiliki struktur kerangka jaringan pori melengkung tiga dimensi yang saling terhubung, dengan porositas terbuka hingga 80%-90%, serta memiliki tiga mekanisme penyaringan dan pemurnian berikut: pertama, penangkapan mekanis; kedua, pemisahan kotoran; dan ketiga, adsorpsi dalam. Melalui ketiga mekanisme penyaringan dan pemurnian ini, filter tersebut dapat secara efektif menyaring inklusi berukuran besar serta sebagian besar partikel kecil yang mengapung dalam logam cair hingga ukuran puluhan mikron, sehingga mengurangi tingkat limbah pengecoran dan tingkat perbaikan pengelasan. Selain itu, filter ini dapat menyederhanakan sistem saluran tuang dan meningkatkan struktur metalografis, sehingga meningkatkan hasil dan produktivitas proses pengecoran, serta meningkatkan kualitas dan kinerja coran. Oleh karena itu, filter keramik berbusa memiliki prospek aplikasi yang baik.

Filter Logam Cair harus memiliki fitur-fitur berikut:

  • Bahan ini memiliki kekuatan mekanis yang memadai pada suhu kamar maupun suhu tinggi, sehingga mampu menahan dampak getaran selama pengangkutan, proses ekstrusi, serta logam cair bersuhu tinggi saat digunakan.
  • Bahan ini memiliki ketahanan api yang memadai dan koefisien muai panas yang rendah, sehingga tidak akan melunak atau berubah bentuk akibat paparan jangka panjang terhadap logam cair bersuhu tinggi.
  • Bahan ini memiliki stabilitas kimia yang sangat baik pada suhu tinggi, sehingga tidak mengalami korosi akibat logam cair bersuhu tinggi dan dengan demikian dapat mencegah terjadinya kontaminasi logam.
, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply