Bahan Penghilang Terak, Proses Penghilangan TerakFlux-sales@aluminiumceramicfiber.com

Bahan penghilang terak digunakan dalam proses peleburan dan pengecoran logam karena bahan ini meleleh pada suhu tinggi di atas 1200 dan memiliki daya rekat. Bahan ini dapat secara efektif mengumpulkan dan menyerap endapan dan inklusi terak pada permukaan larutan logam, serta memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak akan menimbulkan polusi sekunder pada logam cair. Kualitas agen penghilang terak tidak hanya berkaitan dengan proses produksi dan pengendalian mutu, tetapi juga sangat bergantung pada kualitas bahan baku. Kinerja agen penghilang terak terutama tercermin dalam waktu reaksi dan daya rekatnya. Agen penghilang terak yang baik ditandai dengan waktu reaksi yang cepat, daya rekat yang baik, dan tidak terjadi pengendapan terak.

Bahan Penghilang Kerak

Bahan Penghilang Kerak

Karakteristik Bahan Penghilang Slag

1. Alat ini dapat mengumpulkan segala jenis terak dan kotoran dalam larutan pengecoran untuk memastikan kebersihan logam cair.
2. Pembuangan terak berlangsung dengan mudah, dan tidak ada sisa puing yang mengapung, tidak ada kontaminasi, serta tidak ada kerusakan pada dinding wadah tuang maupun dinding tungku.
3. Pemeliharaan suhu untuk mengurangi kehilangan unsur paduan.
4. Mengurangi unsur-unsur berbahaya seperti fosfor dan belerang dalam logam cair.
5. Menghilangkan inklusi terak, meningkatkan kualitas pengecoran, dan mengurangi tingkat penolakan.
6. Bersentuhan dengan logam cair, reaksi stabil, tidak menimbulkan percikan, tidak beracun dan tidak berasa, tidak menghasilkan asap maupun debu, serta tidak berdampak pada tubuh manusia.

Cara Menggunakan Flux

Saat logam dilelehkan di dalam tungku, sejumlah kecil bahan penghilang terak disemprotkan ke permukaan logam cair untuk proses penghilangan terak awal, kemudian lapisan tipis bahan tersebut dioleskan ke permukaan logam cair. Setelah reaksi berlangsung cukup lama, terak dibuang sebelum logam dikeluarkan.
Taburkan sedikit penghilang terak ke permukaan logam cair di dalam wadah tuang, lalu taburkan sedikit aliran penutup setelah penghilangan terak. Jumlah penambahan tersebut sekitar 0,1% – 0,3% dari berat logam cair.
Sebelum pengecoran, bahan penghilang terak ditaburkan di atas permukaan cairan untuk membentuk lapisan isolasi tempat terak terkumpul. Seiring berkurangnya tingkat logam di dalam wadah tuang, bahan penghilang terak tersebut akan tenggelam ke bawah.
Setelah proses pengecoran, lapisan terak dapat dibuang, sehingga proses pengupasan terak dapat dihindari. Selain itu, hal ini juga dapat menjaga suhu dan mengisolasi oksigen pada wadah pengecoran serta mencegah terjadinya oksidasi sekunder.
Sedikit bahan penghilang terak dapat ditaburkan di dasar wadah tuang sebelum logam cair dikeluarkan. Disarankan agar bahan penghilang terak tersebut tidak ditempatkan di dasar wadah tuang sebelum logam aluminium cair dikeluarkan, guna menghindari pengaruhnya terhadap efektivitas inokulasi spheroidisasi.
, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply