Bahan Keramik Berpori yang Terbuat dari Filter Busa Keramik

Keramik berpori merupakan salah satu jenis media filter mikropori. Secara umum, keramik berpori adalah bahan filter keramik yang terbuat dari bahan baku tahan api sebagai agregat dan dicampur dengan bahan pengikat yang telah disinter pada suhu tinggi. Strukturnya memiliki sejumlah besar pori-pori. Pori-pori halusnya memiliki ukuran pori yang dapat dikontrol. Dibandingkan dengan bahan filter lainnya, bahan filter keramik berpori memiliki porositas tinggi hingga 60%, ukuran pori yang seragam, dan mudah dikontrol. Kekuatan mekanik yang tinggi, tekanan kerja hingga 16MPa, selisih tekanan hingga 1MPa. Tahan suhu tinggi, dengan ketahanan yang baik terhadap pemanasan dan pendinginan yang cepat, suhu kerja hingga 1000 ℃; akurasi filtrasi tinggi, hingga 0,1um, cocok untuk filtrasi presisi berbagai media. filter keramik berpori Produk ini sendiri berada dalam kondisi bersih dan baik, tidak beracun, tidak berbau, serta tidak ada bahan asing yang terlepas, sehingga cocok untuk proses pengolahan aseptik. Memiliki ketahanan yang baik terhadap asam dan alkali, sehingga cocok untuk menyaring asam kuat, alkali kuat, dan berbagai pelarut organik. Elemen filter ini memiliki masa pakai yang panjang, dapat digunakan dalam jangka panjang, morfologi pori-pori mikronya tidak berubah, serta mudah dibersihkan dan diregenerasi.

Keramik Berpori

Bahan keramik berpori memiliki keunggulan berupa kepadatan rendah, presisi tinggi, permeabilitas tinggi, ketahanan terhadap korosi, ketahanan terhadap suhu tinggi, ketahanan yang baik terhadap guncangan termal, kemampuan mengurangi tekanan, dan masa pakai yang panjang. Bahan ini merupakan bahan filter yang sangat baik dan memiliki keunggulan dalam penghilangan debu kering pada suhu tinggi. Penerapannya pun lebih baik.

Keramik berpori dapat diklasifikasikan ke dalam jenis-jenis berikut berdasarkan agregat yang digunakan. Kemampuan keramik berpori dalam menahan tegangan dan tekanan. Kekuatan terutama berkaitan dengan bahan agregat, ukuran partikel agregat, bahan pengikat, jumlah penambahan, dan suhu pembakaran. Secara umum diyakini bahwa berdasarkan bahan yang digunakan, kekuatan keramik berpori menurun dalam urutan berikut: silikon karbida > korundum > alumina > mullit > partikel keramik > kuarsa > diatomit.

Ada banyak jenis filter keramik berpori. Filter yang saat ini telah dikembangkan antara lain terbuat dari aluminium oksida, aluminium oksida, silikon oksida, titanium oksida, aluminium silikat, silikon karbida, zeolit, dan sebagainya, yang—tergantung pada proses pembuatannya—cocok untuk berbagai bidang aplikasi.

Leave a Reply