Bahan Keramik Berbusa untuk Filter Busa Keramik | Keramik Berpori

Filter busa keramik (CFF) adalah bahan keramik berbusa dengan struktur kisi tiga dimensi dan porositas tinggi (70 hingga 90%). Berkat kepadatan yang rendah, kekuatan yang tinggi, ketahanan terhadap suhu tinggi, serta luas permukaan spesifik yang besar, filter ini memiliki keunggulan berupa porositas yang tinggi dan daya serap filtrasi yang baik, sehingga banyak digunakan di bidang metalurgi, industri kimia, industri ringan, makanan, perlindungan lingkungan, penghematan energi, dan bidang lainnya.

Bahan Keramik Berbusa

Sebagai generasi ketiga dari peralatan penyaringan, bahan keramik berbusa sangat banyak digunakan dalam proses peleburan dan pengecoran logam. Bahan busa keramik dalam negeri sebanyak 80 hingga 90% digunakan dalam proses penyaringan dan pemurnian logam cair, yang juga telah mendorong perkembangan pesat industri pengecoran logam dalam negeri serta meningkatkan hasil produksi, kinerja pemesinan, serta sifat fisik dan kimia produk logam cor.

Tiga kategori utama bahan keramik busa adalah keramik busa zirkonia, silikon karbida, dan alumina. Di antara ketiganya, keramik busa zirkonia digunakan dalam pengecoran baja dan paduan suhu tinggi (di atas 1500℃), sedangkan keramik busa silikon karbida digunakan pada suhu sedang (1200℃). Pengecoran tembaga, besi, dan keramik busa alumina digunakan dalam proses pengecoran logam non-besi, seperti aluminium dan paduan aluminium pada suhu rendah (sekitar 700℃). Bidang aplikasi keramik busa dari bahan yang berbeda-beda juga bervariasi. Sebagian besar proses produksi keramik busa yang ada saat ini menggunakan proses impregnasi busa organik, dan pemilihan prekursor busa memiliki pengaruh yang sangat penting terhadap kinerja keramik busa tersebut.

Spons jaring berpori poliuretan lembut yang digunakan dalam keramik busa merupakan busa spons sel tertutup; bahan ini terbuat dari bahan baku kimia seperti toluena diisosianat, poliol polieter, katalis amina, dan sebagainya. Kemudian lapisan film permukaannya dihilangkan, sehingga pori-pori terbuka dan membentuk busa berpori dengan struktur jaringan tiga dimensi yang saling terhubung. Busa poliuretan sel terbuka adalah jenis busa poliuretan yang diperlukan untuk keramik busa. Selain memiliki jaringan tiga dimensi dengan lubang-lubang yang saling terhubung, keramik busa dari bahan yang berbeda memiliki persyaratan yang berbeda pula terhadap pembawa busa poliuretan.

Leave a Reply