Penyaringan CFF pada Aluminium Cair, Filter Busa Keramik untuk Pengecoran

Dalam proses peleburan dan pengecoran aluminium, kemurnian cairan aluminium berkaitan erat dengan kualitas metalurgi ingot, sehingga hal ini sangat penting. Saat ini, terdapat tiga metode utama untuk menyaring kotoran dari aluminium cair, yaitu: penyaringan CFF (filter busa keramik), penyaringan DBF (filter lapisan dalam), dan penyaringan dengan filter tabung.

Penyaringan CFF pada Aluminium Cair

CFF dan DBF didasarkan pada teknologi filtrasi dalam yang sama. Kedua teknologi tersebut diterapkan pada produk-produk masing-masing guna memenuhi persyaratan kualitas yang baik.

Filtrasi CFF pada aluminium cair banyak digunakan dalam produksi aktual; ini merupakan sistem filtrasi online yang sangat umum, dan digunakan dalam produksi produk-produk standar (lembaran canai atau pengecoran billet bertekanan tinggi).

Penggunaan filter busa keramik Penyaringan dan penghilangan partikel pengotor dalam logam aluminium cair kini merupakan metode penyaringan yang relatif umum. Metode penyaringan logam cair menggunakan filter busa keramik ini memiliki keunggulan berupa biaya rendah, penggunaan yang praktis, struktur yang sederhana, dan sebagainya, serta dapat memenuhi persyaratan sebagian besar produk. Filter busa keramik dipasang di dalam kotak penyaring logam cair aluminium, yang terutama digunakan untuk menyaring kotoran dari logam cair aluminium secara langsung (online), serta menyediakan logam cair aluminium dengan kemurnian tinggi untuk tahap pengecoran. Untuk memasang pelat filter, kotak penyaring dilengkapi dengan antarmuka pemasangan pelat filter.

Yang filter lapisan dalam merupakan jenis perangkat penyaring baru yang dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir. Perangkat ini terdiri dari beberapa lapisan bola alumina dan satu lapisan butiran alumina dengan ukuran yang sesuai. Ukuran serta metode penumpukan bola dan butiran alumina tersebut ditentukan sesuai dengan persyaratan kualitas produk akhir.

Teknologi penyaringan mendalam DBF digunakan dengan syarat bahwa semakin tebal materialnya, semakin tinggi pula efisiensi penyaringannya; teknologi ini lebih cocok untuk produksi massal produk-produk tipis, seperti kaleng atau foil aluminium (pada akhirnya digunakan untuk foil aluminium tipis), serta pada permukaan produk (substrat versi PS atau oksidasi anodik ringan) dan foil kapasitor.

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply