Filter keramik untuk pabrik pengecoran aluminium merupakan filter yang sangat ekonomis dan efektif yang mampu menyaring inklusi padat non-logam dalam cairan aluminium dan paduan aluminium.
Yang pelat filter busa keramik Menggunakan struktur jaringan tiga dimensi dan pori-pori yang saling terhubung pada spons busa organik sebagai media pembawa, yang kemudian diisi dengan bubur keramik khusus yang memiliki sifat tiksotropik, serta menggunakan proses ekstrusi gulungan khusus agar bubur keramik tersebut tersebar secara merata pada kerangka media pembawa. Selanjutnya, bahan tersebut dikeringkan dan dikeraskan, lalu dibakar pada suhu tinggi.
Filter keramik pada pabrik pengecoran aluminium sering digunakan dalam proses produksi aluminium dan paduan aluminium. Terdapat tujuh spesifikasi utama produk filter busa keramik (178×178×50 mm, 230×230×50 mm, 305×305×50 mm, 381×381×50 mm, 432×432×50 mm, 508×508×50 mm, 584×584×50 mm). Untuk produk dengan spesifikasi dan model lain, pasokan dan permintaan dapat dinegosiasikan.

Petunjuk Penggunaan Filter Keramik untuk Pabrik Pengecoran Aluminium
1. Bersihkan kotak filter CFF.
2. Masukkan pelat filter keramik berbahan busa ke dalam kotak filter dengan hati-hati, lalu tekan gasket penyegel di sekeliling pelat filter dengan tangan, agar cairan aluminium tidak bocor.
3. Panaskan kotak filter dan pelat filter secara merata hingga mendekati suhu aluminium cair. Pemanasan awal ini dilakukan untuk menghilangkan air dan memperlancar proses penyaringan awal yang instan. Pemanasan awal dapat dilakukan dengan pemanas listrik atau gas. Dalam kondisi normal, proses ini memakan waktu sekitar 15–30 menit.
4. Perhatikan perubahan ketinggian kepala hidrolik aluminium selama proses pengecoran; ketinggian tekanan awal yang normal adalah 100–150 mm. Ketika aluminium cair mulai mengalir, ketinggian indenter akan turun di bawah 75–100 mm, kemudian ketinggian indenter akan meningkat secara bertahap.
5. Dalam proses penyaringan biasa, hindari mengetuk atau menggetarkan pelat saringan. Pada saat yang sama, saluran harus diisi dengan aluminium cair untuk menghindari gangguan yang berlebihan pada aluminium cair tersebut.
6. Setelah proses penyaringan, segera keluarkan pelat saringan busa keramik dan bersihkan kotak saringan.





















