Bahan Fluks untuk Pemurnian Aluminium -sales@aluminiumceramicfiber.com

Flux pemurnian aluminium adalah campuran khusus senyawa anorganik yang umumnya berbentuk padat, yang dirancang untuk membersihkan, menghilangkan gas, serta menghaluskan butiran paduan aluminium cair, serta untuk tujuan lain. Komposisi flux bervariasi tergantung pada tujuannya dan variabel proses lainnya, seperti jenis paduan dan suhu.

Bahan Fluks untuk Pemurnian Aluminium

Fitur Fluks Pemurnian Aluminium:

(1). Penurunan yang signifikan pada kadar pengotor non-logam dan rongga pada hasil coran.
(2). Memisahkan terak dari aluminium cair dengan mudah.
(3). Lebih sedikit limbah. Terak yang terpisah dari aluminium cair tidak dapat menyatu, kandungan logam di dalamnya lebih sedikit, sehingga kerugian peleburan logam pun berkurang.
(4). Tidak ada gas beracun atau asap yang terlihat selama proses berlangsung. Proses ini tidak membahayakan pekerja, peralatan, maupun lingkungan.
(5). Gunakan dengan mudah.

Apa Fungsi Fluks dalam Proses Pemurnian Aluminium?

Inklusi dapat terbentuk ketika partikel refraktori terlepas akibat reaksi dengan aluminium. Bahan sisa baru biasanya mengandung jumlah inklusi yang sangat sedikit. Selain itu, inklusi dibagi menjadi dua jenis, yaitu inklusi eksogen dan inklusi endogen. Inklusi eksogen dapat ditemukan dalam bentuk kotoran dan oksida pada sisa logam. Inklusi ini merupakan partikel yang sudah ada sebagai fase terpisah sebelum proses peleburan.

Bahan Bantu Pemurnian Seringkali diperlukan saat menggunakan bahan sisa dalam cairan logam. Hal ini membantu kotoran dan terak mengapung ke permukaan cairan logam. Selain itu, hal ini juga membentuk lapisan mengapung di atas cairan logam yang melindungi cairan logam tersebut dari oksidasi.

Penggunaan fluks yang baik membantu memulihkan logam yang seharusnya menempel pada terak dan hilang saat proses penyaringan. Dapat digunakan dalam wadah peleburan panas atau tungku reverb.

Bagaimana Cara Menggunakan Fluks Pemurnian?

Jika diinginkan adanya lapisan pelindung fluks selama proses peleburan, oleskan lapisan fluks awal pada logam yang masih dingin dan belum meleleh di dalam wadah peleburan. Selama proses peleburan, lapisan ini akan membentuk lapisan pelindung yang mengapung untuk melindungi logam dari penyerapan gas. Panaskan bahan baku hingga mencapai suhu penuangan.

Singkirkan endapan awal dari logam cair, lalu aduk bahan fluks tambahan ke dalam logam cair tersebut. Hasilnya adalah endapan berbentuk bubuk yang rendah kandungan logamnya. Logam tersebut kini siap untuk disaring dari endapan terakhir dan dituang.

Leave a Reply