Alat Penghilang Gas pada Pengecoran Aluminium berfungsi untuk menghilangkan kotoran dari logam cair guna menghasilkan logam yang lebih bersih dan berkualitas lebih baik. Ini merupakan salah satu metode pembersihan yang paling umum dan efektif di bengkel pengecoran.
Ada dua jenis pengotor utama yang terdapat dalam aluminium cair: hidrogen terlarut dan inklusi non-logam. Saat logam mendingin, hidrogen terlarut keluar dari larutan dan membentuk pori-pori yang berbahaya. Porositas dan inklusi padat non-logam semacam itu dapat mengurangi kekuatan coran aluminium dan berdampak negatif terhadap sifat-sifat akhirnya.
Oleh karena itu, Alat Penghilang Gas untuk Pengecoran Aluminium harus digunakan untuk menghilangkan hidrogen terlarut dan inklusi non-logam dalam larutan aluminium sebelum proses pengecoran guna mencapai kualitas terbaik.
Proses yang dikembangkan untuk membersihkan logam merupakan proses fisik yang melibatkan penggunaan aliran gas inert.
Hidrogen yang terlarut dalam bahan cair berdifusi ke dalam gelembung-gelembung gas fluks yang naik dan dibawa ke permukaan bahan cair tersebut. Proses ini bergantung pada dua langkah utama:
- Laju difusi hidrogen melalui lapisan batas difusi ke dalam gelembung-gelembung inert.
- Konsentrasi hidrogen dalam gelembung inert.
Difusi merupakan tahap deterministik dari laju pelepasan gas. Oleh karena itu, untuk mencapai efisiensi degassing yang optimal, persyaratan berikut harus dipenuhi:
Gas inert menghasilkan gelembung yang lebih kecil dan bertahan lebih lama di dalam logam cair. Hal ini memastikan adanya luas permukaan kontak yang besar antara gelembung inert dan logam cair, sehingga menghasilkan koefisien perpindahan massa yang lebih tinggi dibandingkan dengan lapisan difusi.

Impeler berputar pada perangkat degassing pengecoran aluminium bekerja dengan cara meningkatkan luas permukaan gas inert yang dimasukkan ke dalam logam. Gelembung-gelembung nitrogen yang lebih kecil yang dihasilkan melalui proses impeler memiliki luas permukaan total yang lebih besar dan menyerap lebih banyak hidrogen.
Gangguan pada permukaan bawah gelembung-gelembung yang lebih kecil juga menyebabkan lebih sedikit hidrogen yang terserap kembali ke dalam logam dari kelembapan atmosfer.
Penghilangan gas dari aluminium Dalam proses pengecoran, gas inert atau gas yang secara kimiawi inert (argon, nitrogen) dihilangkan melalui poros dan rotor yang berputar.
Energi dari poros yang berputar menyebabkan terbentuknya sejumlah besar gelembung-gelembung kecil, yang menghasilkan rasio luas permukaan terhadap volume yang sangat tinggi.
Luas permukaan yang besar mempercepat difusi hidrogen ke dalam gelembung secara cepat dan efisien, sehingga menyeimbangkan aktivitas hidrogen pada fase cair dan gas.
Mesin degassing rotari dapat menghilangkan hidrogen secara lebih tuntas dibandingkan dengan metode degassing menggunakan fluks.
Selain itu, mesin degassing rotari tidak menggunakan garam klorin dan fluorida yang berbahaya.
Mesin degassing rotari juga dapat menggabungkan fungsi degassing dan penambahan fluks.
Dalam hal ini, gas inert berfungsi sebagai pembawa aliran partikel. Metode ini disebut injeksi fluks.





















