Catatan Teknis mengenai pelat filter keramik berbusa
Nama: filter busa keramik, yang juga dikenal sebagai filter keramik berbusa pelat-pelat tersebut terbuat dari alumina filter busa keramik, pelat saringan keramik karbida silikon, dan keramik zirkonia
Penampilan: Struktur kerangka yang seragam pada jaringan tiga dimensi, berupa gumpalan berwarna merah muda atau putih
Fitur: Alat ini mampu menghilangkan inklusi berukuran besar dalam aluminium cair secara efektif, serta menyerap partikel inklusi halus berukuran mikron, yang dapat meningkatkan kualitas permukaan, kinerja produk, mikrostruktur, dan struktur, serta meningkatkan hasil produksi. Alat ini banyak digunakan di bidang produksi profil aluminium, foil aluminium, paduan aluminium, dan sebagainya.
Proses produksi
Bahan busa katun organik dengan struktur jaringan tiga dimensi dan pori-pori yang saling terhubung digunakan sebagai media pembawa; bahan ini kemudian dicelupkan ke dalam bubur keramik khusus yang memiliki sifat tiksotropik, dan proses penggulungan khusus diterapkan agar bubur keramik tersebut melapisi kerangka media pembawa secara merata, lalu dikeringkan dan dipadatkan, kemudian disinter pada suhu tinggi.
Petunjuk

filter keramik berbusa
1. Bersihkan kotak filter.
2. Masukkan pelat filter ke dalam kotak filter dengan hati-hati, lalu tekan gasket penyegel di sekeliling pelat filter dengan tangan untuk mencegah cairan aluminium mengalir melewatinya.
3. Panaskan kotak filter dan pelat filter secara merata agar suhunya mendekati suhu aluminium cair. Pemanasan awal ini dilakukan untuk menghilangkan kelembapan dan sebaiknya dilakukan selama 15–30 menit pertama.
4. Perhatikan perubahan ketinggian tekanan hidraulik aluminium selama proses pengecoran. Ketinggian tekanan awal yang normal adalah 100–150 mm. Ketika cairan aluminium mulai mengalir, ketinggian tekanan akan meningkat secara bertahap setelah mencapai 75–100 mm.
5. Selama proses penyaringan normal, hindari mengetuk atau menggetarkan pelat saringan. Pada saat yang sama, saluran pembuangan harus diisi dengan larutan aluminium untuk menghindari gangguan yang berlebihan pada larutan aluminium tersebut.
6. Setelah proses penyaringan, segera keluarkan pelat saring dan bersihkan kotak saring.