Teknologi penghilangan udara digunakan secara luas dalam industri aluminium; teknologi ini memproses aluminium cair melalui rotor penghilang udara. Produk-produk ini berkontribusi pada peningkatan kualitas keseluruhan, produktivitas, dan keamanan logam, sekaligus mengurangi beban kerja dan menghemat biaya pemeliharaan hingga 60%.
Karena asal-usul dan komposisi aluminium bekas sangat kompleks, maka perlu diterapkan teknologi yang tepat guna untuk mengolahnya secara efektif. Kualitas produk paduan aluminium terutama bergantung pada proses peleburan dan pengecoran, serta penghilangan hidrogen dan penghilangan kotoran merupakan kunci dalam proses peleburan dan pencetakan.

Dalam industri pengolahan aluminium sekunder, kualitas dan kemurnian saling terkait erat, terutama dalam aplikasi berstandar tinggi seperti industri elektronik. Penyebab utama kotoran dan cacat fisik pada komponen aluminium cor adalah gas, terutama hidrogen terlarut, yang dapat menyebabkan masalah kekuatan dan kinerja. Oleh karena itu, teknologi penghilangan gas yang efektif sangat penting bagi proses produksi.
Namun, teknologi penghilangan udara yang digunakan untuk menghilangkan gas di zona pemrosesan harus sesuai dengan masa pakai dan inersia aluminium cair, karena reaksi apa pun dengan aluminium akan menyebabkan adanya kotoran, dan produk cor akan memiliki tingkat penolakan yang tinggi selama proses pemesinan. .
Rotor pengeringan terbuat dari karbida silikon, yang memiliki kinerja dan efisiensi biaya yang lebih baik dibandingkan bahan grafit konvensional. Grafit adalah bahan yang paling banyak digunakan sebelum proses penghilangan udara pada rotor, tetapi memiliki biaya penggantian yang tinggi dan frekuensi penggantian yang lebih sering. Dibandingkan dengan grafit, silikon karbida memiliki ketahanan aus dan ketahanan oksidasi yang lebih baik. Masa pakai rotor baru ini lima kali lebih lama daripada produk grafit. Pengujian menunjukkan bahwa masa pakainya dapat mencapai 800 siklus pada aplikasi aliran tipe berat. Umur pakai rata-rata produk grafit hanya 300 siklus, dan rotor silikon karbida ini juga menggunakan tekanan isostatik serta desain satu bagian.









