Filter penokeramik berbahan dasar alumina, Filter pengecoran

Filter keramik busa berbahan dasar alumina juga dikenal sebagai filter aluminium cor. Filter ini mampu secara efektif menghilangkan inklusi dalam aluminium cair dan menyerap partikel-partikel inklusi berukuran kecil. Pelat filter keramik memainkan peran penting dalam produksi pengecoran paduan aluminium. Filter ini dapat meningkatkan kualitas permukaan, karakteristik produk, dan mikrostruktur, serta meningkatkan produksi aluminium. Filter keramik berpori cocok untuk penyaringan dan pemurnian berbagai jenis produk dari paduan aluminium. Misalnya, foil aluminium berukuran mikron, dasar karton PS untuk percetakan, bahan kemasan fleksibel, transportasi kereta api, produk dirgantara, kabel, kawat, dan sebagainya.

Filter penokeramik berbahan dasar alumina

Pada pelat saringan keramik berbahan dasar aluminium oksida berbusa, busa organik digunakan sebagai media penyangga. Busa organik ini memiliki struktur jaring tiga dimensi. Letakkan media penyangga berbusa tersebut ke dalam suspensi keramik khusus yang bersifat tiksotropik. Selanjutnya, para teknisi menggunakan proses ekstrusi rol khusus untuk mengaplikasikan suspensi keramik secara merata pada media tersebut. Setelah pengeringan dan pengerasannya, pelat saring keramik akhir dipanggang pada suhu tinggi.

Di sekeliling pelat filter keramik terdapat gasket penyegel. Gasket ini terutama digunakan pada permukaan kontak antara pelat filter dan kotak filter untuk mencegah kebocoran cairan aluminium melalui permukaan kontak tersebut. Pada filter keramik berbusa kami, digunakan segel penyegel dari tiga bahan berbeda: kertas berserat, kapas berserat, dan kapas berbusa.

Keunggulan filter keramik berbahan dasar alumina:

  • Dengan menerapkan prinsip adsorpsi pada filter, filter tersebut memiliki tingkat ketelitian penyaringan yang lebih tinggi.
  • Tidak menghasilkan terak dan secara efektif mengurangi tingkat pencemaran pada aluminium cair.
  • Ketahanan yang baik terhadap guncangan termal dan ketahanan korosi terhadap logam cair.
  • Lini produksi otomatis, dengan ukuran yang presisi, lebih cocok untuk kotak filter.
  • Peningkatan kualitas permukaan, karakteristik produk, dan mikrostruktur.

Cara menggunakan filter keramik berbahan dasar alumina:

1. Bersihkan casing filter.
2. Masukkan pelat filter yang terbuat dari bahan keramik berbusa ke dalam wadah filter dengan hati-hati. Kemudian, tekan segel karet di sekeliling pelat filter dengan tangan agar cairan aluminium tidak mengalir secara horizontal.
3. Panaskan bodi filter dan pelat filter secara merata. Hal ini bertujuan agar suhunya mendekati suhu aluminium cair. Pemanasan awal dapat menghilangkan kelembapan. Biasanya, proses pemanasan ini membutuhkan waktu sekitar 15–30 menit.
4. Dalam proses penyaringan yang normal, benturan dan getaran pada pelat penyaring harus dihindari.
5. Setelah proses penyaringan selesai, segera lepaskan pelat filter dan bersihkan kotak filter CFF.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *