-sales@aluminiumceramicfiber.com Fluks untuk Pengecoran Aluminium

Flux cor aluminium digunakan dalam berbagai proses peleburan paduan aluminium, serta dapat digunakan dalam proses peleburan, pemurnian, dan pembentukan slag aluminium murni.

Saat digunakan, hanya bahan pemurnian yang ditaburkan ke permukaan, kemudian segera larut dalam aluminium cair, dan selanjutnya diaduk hingga merata.

Jika menggunakan ejektor, sebaiknya agen pemurnian disuntikkan bersama gas inert; misalnya, dapat dipilih nitrogen dan argon.

Flux untuk Pengecoran Aluminium

Penerapan Fluks pada Coran Aluminium

1. Apabila kandungan gas terak pada fluks pengecoran aluminium umum cukup tinggi, proses penghilangan gas dan penghilangan terak dilakukan pada paduan aluminium non-magnesium tinggi dan aluminium murni.

2. Selain kandungan magnesium yang tinggi, semua paduan aluminium umumnya mengalami proses penghilangan gas; bahan baku yang digunakan dalam tungku terkontaminasi; kandungan gas dalam logam cairnya tinggi; dan gelembung utama pada hasil cor selalu menjadi masalah kualitas utama.

3. Pengecoran aluminium zat pemurnian Umumnya digunakan untuk penghilangan terak. Bahan ini digunakan untuk melelehkan partikel kasar yang memiliki luas permukaan besar. Kandungan inklusi oksida pada bahan ini cukup tinggi.

4. Produk ini cocok untuk paduan aluminium dan paduan aluminium yang kandungan logamnya kurang dari 4%.

5. Pemurnian paduan Al-Si, penghilangan gas, penghilangan terak, dan modifikasi.

Cara Menggunakan Fluks untuk Pengecoran Aluminium

1. Pada rentang suhu pemurnian, bahan pemurnian aluminium untuk pengecoran kuantitatif dimasukkan ke dalam tangki penyimpanan pengumpul debu.

2. Tiupkan nitrogen dan nyalakan sakelar yang ada di bawah tangki pemurnian.

3. Setelah menyuntikkan bahan pemurnian aluminium cor ke dalam pipa besi, masukkan pipa besi tersebut ke dalam cairan aluminium agar bergerak secara horizontal.

4. Kedalaman penyisipan harus sebesar 3/4 dari kedalaman aluminium cair di ujung pipa besi. Gerakkan pipa besi maju-mundur sebanyak 2 hingga 3 kali. Jangan menyentuh dinding tungku agar pipa tidak masuk ke dalamnya.

5. Setelah proses pemurnian, tarik pipa besi keluar dari aluminium cair dan matikan aliran nitrogen.

Leave a Reply