Dalam cairan aluminium dan paduan aluminium, bahan pemurnian dapat menghilangkan pengotor logam, oksida, dan inklusi oksida lainnya dari cairan tersebut melalui interaksi fisik, kimia, atau fisik-kimia. Kemampuan bahan pemurnian dalam menghilangkan pengotor ditentukan oleh proses adsorpsi dan pelarutan bahan pemurnian pada inklusi oksida dalam cairan tersebut serta efek kimia antara fluks pemurnian dan kotoran-kotoran dalam cairan logam.
Semakin kecil tegangan antarmuka antara agen pemurnian dan inklusi, semakin baik adsorpsi agen pemurnian tersebut dan semakin kuat pula penghilangan pengotornya. Beberapa pengotor logam dalam lelehan aluminium sulit dihilangkan selama proses peleburan. Pengotor-pengotor ini hanya dapat dibatasi secara ketat pada bahan baku, seperti silikon, besi, dan pengotor lainnya, sedangkan pengotor logam lainnya, seperti kalsium, seng, dan logam lainnya, semuanya akan berdampak buruk pada kinerja paduan aluminium. Pengotor berbahaya ini harus dihilangkan sebelum peleburan atau pengecoran. Metode tradisional adalah dengan menambahkan agen pemurnian ke dalam tungku selama proses peleburan, sehingga proses ini disebut “pemurnian”.

Salah satu ciri umum dari bahan pengolah aluminium yang ada saat ini adalah cakupan penggunaannya yang sempit dan fungsinya yang tunggal. Diperlukan penggunaan beberapa bahan pengolah yang berbeda untuk mencapai tujuan yang beragam. Selain itu, seringkali efeknya tidak signifikan, atau justru merugikan kebersihan cairan logam atau lingkungan, serta menimbulkan berbagai masalah dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Oleh karena itu, penelitian dan pengembangan agen pemurnian baru yang mengintegrasikan berbagai fungsi akan menjadi salah satu arah pengembangan di masa depan.
AdTech memasok fluks pemurnian, fluks pengelupasan, bahan pembersih tungku, dan aliran penutup, dan fungsinya berbeda-beda.
- Saat suhu paduan aluminium mencapai sekitar 660–720 derajat, tambahkan bahan pemurnian. Tekan alat tersebut ke dasar wadah hingga tidak ada lagi gelembung yang muncul. Bahan ini terutama digunakan untuk menghilangkan hidrogen dari cairan aluminium.
- Tambahkan bahan pengendap terak setelah proses pemurnian, lalu buang terak tersebut setelah diaduk secara merata menggunakan alat; proses ini terutama digunakan untuk menghilangkan kotoran dalam cairan aluminium.
- Setelah terak dibersihkan, taburkan bahan penutup seperti perlit ekspansi dan grafit ekspansi di permukaannya untuk mencegah hidrogen di udara masuk ke dalam cairan aluminium serta menjaga agar tetap hangat.
- Setelah proses peleburan aluminium dan paduan aluminium, bahan pembersih tungku membersihkan dinding tungku.






