Filter Busa Keramik Kitimat Aluminium, Filter Logam Cair

Untuk memenuhi tuntutan peningkatan kualitas coran aluminium yang berkelanjutan, penggunaan filter busa keramik (CFF) semakin penting. Filter Busa Keramik Kitimat Aluminum banyak digunakan di bengkel pengecoran dan pabrik peleburan aluminium.

Adanya inklusi non-logam tidak mendukung produksi coran berkualitas tinggi. Sifat mekanis yang dapat dicapai merupakan aspek kunci, dan keberadaan inklusi serta kerak oksida sering kali terlewatkan. Sifat mekanis paduan aluminium berkekuatan tinggi sangat rentan terhadap goresan atau cacat pada coran.

Penyebab dan solusi cacat pada proses penggulungan aluminium foil

1. Lelehan aluminium tidak disaring, dihilangkan gasnya, dan dibersihkan dari terak secara menyeluruh sebelum dituang, sehingga inklusi terak seperti alumina dan terak terbawa ke dalam lelehan aluminium, dan akhirnya masuk ke dalam lempengan cor.
2. Saat mengganti filter keramik berkualitas tinggi, inklusi terak seperti alumina dan terak terbawa ke dalam lelehan aluminium.
3. Kemurnian aluminium cairnya terlalu rendah, dan terdapat terlalu banyak benda asing non-logam sehingga proses penghilangan gas dan penghilangan terak tidak dapat diselesaikan.

Filter Busa Keramik Kitimat Filter aluminium ini secara efektif mengurangi kandungan inklusi.

Saat menggunakan Filter Busa Keramik Kitimat Aluminum, sebuah filter cor dipasang di bengkel pengecoran filter.

Tuangkan aluminium cair melalui saringan busa keramik ke dalam kotak saringan. Saringan tersebut menangkap partikel-partikel halus dalam logam cair.

Setelah proses pengecoran selesai, terak aluminium yang tersisa di dalam filter keramik membentuk serpihan aluminium yang hampir padat.

Filter Busa Keramik Kitimat Aluminium

Ketika Rio Tinto memodernisasi pabrik peleburan aluminium Kitimat di British Columbia, tujuannya bukan hanya untuk meningkatkan produksi, tetapi juga untuk menciptakan fasilitas yang ramah lingkungan dan lebih aman.

Hasilnya? Kitimat kini menjadi salah satu pabrik peleburan yang paling efisien dan berbiaya terendah di dunia.

Bechtel bekerja sama dengan Rio Tinto untuk melakukan modernisasi fasilitas tersebut, yang awalnya mulai beroperasi pada tahun 1954, dan merupakan salah satu proyek konstruksi swasta terbesar dalam sejarah British Columbia. Modernisasi ini mengadopsi perkembangan terbaru dari teknologi AP40 paling canggih milik pelanggan kami. Selain menciptakan fasilitas yang lebih hemat energi, kami juga membantu menerapkan sistem pemantauan digital dan kontrol komputer, sistem pembersihan yang lebih canggih, serta tingkat daur ulang bahan baku yang lebih tinggi guna memaksimalkan produksi bahan baku dan peluang daur ulang.

Akibatnya, produksi telah meningkat menjadi 420.000 metrik ton per tahun, dan total emisi dari pabrik peleburan tersebut telah berkurang hampir 50%, termasuk sekitar 500.000 metrik ton gas rumah kaca per tahun.

Leave a Reply