Filter Busa Keramik untuk Penyaringan Logam, Filter Logam Cair CFF

Filter Busa Keramik (CFF) untuk penyaringan logam telah digunakan secara komersial di industri pengecoran selama lebih dari empat puluh tahun, dan digunakan untuk memproduksi coran aluminium berkualitas tinggi untuk berbagai aplikasi, seperti industri kedirgantaraan.

Filter Busa Keramik untuk Penyaringan Logam

Dalam beberapa tahun terakhir, bagi industri logam non-besi, filter busa keramik untuk penyaringan logam semakin berperan penting dalam proses pemurnian fisik logam. Industri logam non-besi merupakan pengguna terbesar media filter jenis ini, terutama industri pengecoran aluminium. Pada tahun 1992, dilaporkan bahwa 8 juta ton aluminium disaring menggunakan CFF, yang berarti sekitar 50% dari seluruh aluminium yang diproduksi di dunia pada tahun itu dimurnikan oleh media filter ini. Paduan logam suhu tinggi juga menggunakan CFF, seperti superpaduan, baja karbon, dan baja paduan yang memanfaatkan CFF.

Keramik berpori kini banyak digunakan sebagai bahan untuk penyaringan fluida dalam aplikasi bersuhu tinggi. Secara umum diyakini bahwa berdasarkan karakteristik strukturalnya, CFFs mampu menghilangkan inklusi eksogen dan endogen dalam lelehan, serta memiliki resistansi aliran yang rendah dan efisiensi penyaringan yang tinggi untuk partikel berukuran lebih besar dari 10–20 mikron.

Struktur CFF menciptakan jalur aliran fluida yang berliku-liku dan unik, yang menjebak partikel asing sekaligus memungkinkan logam yang bersih dan halus masuk ke dalam rongga cetakan. CFF umumnya dianggap sebagai filter terbaik untuk proses pengecoran. Keunggulan utamanya antara lain: efisiensi filtrasi yang tinggi, penurunan turbulensi, ketahanan terhadap api dan erosi, serta cocok untuk aplikasi pengecoran yang paling menuntut.

Proses penyaringan merupakan bagian penting dalam setiap industri manufaktur dan pengecoran. Berbagai industri menggunakan bahan yang berbeda-beda untuk menyaring produk jadi mereka. Filter busa keramik alumina digunakan di pabrik pengecoran yang mencetak aluminium cair. Aluminium dikenal sebagai bahan terbaik yang memiliki banyak kegunaan, dan pabrik pengecoran berperan dalam membentuk aluminium cair menjadi berbagai struktur agar logam tersebut dapat dimanfaatkan dengan lebih baik. Namun, proses ini tidak akan tuntas kecuali jika disaring menggunakan alat yang sangat efisien. Adanya pengotor dan produk-produk lain yang tidak diinginkan dalam logam akan menurunkan kualitas logam tersebut, sehingga menurunkan kualitas bahan yang dicetak dari logam tersebut. Tujuan akhir dari pabrik pengecoran adalah untuk memperoleh keuntungan, dan kualitas bahan cetakan yang baik dapat membantu mencapai tujuan tersebut.

Leave a Reply