Filter busa keramik untuk ruang pengecoran telah digunakan untuk menghilangkan kotoran dari cairan aluminium selama lebih dari 30 tahun. Setelah terbukti berhasil dalam praktik industri, filter ini dengan cepat menggantikan filter kaca, tabung keramik mikropori, bola alumina, dan elemen filter lainnya.
Filter busa keramik pada ruang pengecoran memiliki struktur kisi dan kekuatan tertentu; filter ini mampu menahan penurunan tekanan akibat tingkat cairan logam serta benturan aliran logam, namun bersifat rapuh dan mudah pecah karena bahan pembuatnya memiliki struktur dan kualitas yang presisi serta luas permukaan yang besar, sehingga efektivitas penyaringannya sangat baik.

Yang pelat filter busa keramik Proses pemurnian aluminium cair ini memiliki keunggulan yang sangat besar dalam hal pengurangan biaya produksi dan peningkatan kualitas produk.
Selain itu, pelat filter keramik digunakan untuk memurnikan aluminium cair, dan perangkat ini berupa selubung baja konvensional yang dilapisi dengan tikar bata tahan api prefabrikasi. Perangkat ini dipasang secara horizontal di dalam sel aliran logam, yaitu di antara lubang aliran dan lubang pengecoran. Dengan demikian, tidak perlu melakukan perubahan besar pada sistem pengecoran yang ada, dan hanya diperlukan ruang yang kecil. Terlebih lagi, pelat filter ini dapat menyaring seluruh logam dari satu lelehan secara efektif, serta sangat mudah untuk dikeluarkan atau diganti setelah selesai digunakan. Perangkat ini juga cocok untuk sistem pengecoran horizontal maupun vertikal.
Mekanisme Penyaringan Logam Cair Menggunakan Filter Busa Keramik dari Cast House
1. Pengaruh lapisan lumpur atau lapisan kue filter yang disertai pengendapan partikel dalam cairan leleh serta sambungan jaring yang saling terjalin dan terpuntir meningkatkan kemampuan untuk menangkap partikel fase.
2. Permukaan kasar yang terbentuk akibat celah pada permukaan rangka jaring meningkatkan luas antarmuka antara aliran aluminium cair dan permukaan keramik padat, sehingga memudahkan penetrasi partikel ke dalam aliran aluminium cair.
Arah aliran tambahan lebih tidak teratur, sehingga memudahkan pengumpulan dan pengendapan partikel padat.
3. Karena adanya retakan mikroskopis dan lubang-lubang kecil, fluks fluorida yang memiliki afinitas kuat terhadap partikel seperti Al₂O₃ terlebih dahulu diaplikasikan pada permukaan rangka jaring.
Efek filter cake secara keseluruhan serta gaya kemisorpsi yang kuat meningkatkan kemampuan untuk menangkap partikel heterogen yang terperangkap.





















