percobaan filter keramik berbusa, filter keramik berbusa, keramik berbusa

Yang filter keramik berbusa Percobaan ini terperinci dan rumit. Artikel ini akan menjelaskannya satu per satu.

Percobaan filtrasi Bach dilakukan dengan menggunakan bahan baku cair sebanyak -5000 g, yaitu 90 wt % paduan aluminium A356 yang didoping dengan 10 wt % komposit A356, yang mengandung 15 wt % partikel SiC dengan ukuran partikel berkisar antara 13 hingga 23 um. Logam cair dipanaskan hingga 750 C dalam tungku induksi frekuensi tinggi, yaitu satu proses peleburan terpisah untuk setiap percobaan filtrasi batch. Perangkat filtrasi eksperimental diberi energi pada 50 Hz, dan logam cair dituangkan ke dalam alat hingga ketinggian logam -100 di atas filter tercapai. Percobaan dilakukan untuk setiap tingkat filter pada durasi 3 dan 10 menit. Percobaan referensi gravitasi juga dilakukan untuk setiap tingkat filter. Percobaan khusus untuk menyelidiki ketinggian priming gravitasi yang diperlukan pada tingkat filter yang berbeda filter keramik berbusa Studi eksperimental juga telah dilakukan. Untuk evaluasi metalografis terhadap hasil yang diperoleh, 12 sampel diambil dari setiap elemen filter. Mikroskop Elektron Pemindai (SEM) digunakan untuk menganalisis sampel tersebut dengan menggunakan mode Back Scattered Electron (BSE). Kepadatan medan magnet diperkirakan menggunakan FEM dengan mengintegrasikan dari bagian bawah hingga bagian atas kumparan paling dalam sepanjang permukaan benda kerja, dan gaya Lorentz rata-rata sepanjang permukaan filter diintegrasikan dari bagian bawah hingga bagian atas filter. Namun, gaya Lorentz yang diperoleh di bawah filter diintegrasikan dari bagian bawah logam cair hingga bagian bawah filter.

filter keramik berbusa

filter keramik berbusa

Pada Gambar 1, alat percobaan yang digunakan (i) untuk percobaan 50 dan 80 PPI, (i1) untuk medan aliran yang dihitung dengan metode FEM untuk 50 PPI filter keramik berbusa Hasil eksperimen, serta (iii) perhitungan gaya Lorentz yang diinduksi pada permukaan luar benda kerja, disajikan di sini. Perlu disebutkan bahwa akibat pengaruh gaya Lorentz, kecepatan aliran di dalam filter diperkirakan satu orde besar lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi pengecoran industri pada umumnya (seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1). Data eksperimental tipikal dan hasil model FEM dirangkum dalam Tabel 1. Simulasi FEM COMSOL untuk medan magnet (panah dan bayangan), serta gaya Lorentz (kerucut), untuk 50 PPI filter keramik berbusa percobaan Kondisi yang diterapkan dirangkum dalam Tabel 1. Uraian terperinci mengenai desain kumparan telah dipaparkan dalam makalah-makalah sebelumnya oleh anggota kelompok penelitian ini / -13

percobaan filter keramik berbusa

percobaan filter keramik berbusa

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *