Alat penghilang gas aluminium cair merupakan produk untuk proses penghilangan gas dan pemurnian. Alat ini menggunakan teknologi pengendalian tercanggih, antarmuka manusia-mesin, dan dikendalikan oleh program komputer PLC. Berdasarkan laju aliran dan tingkat pemurnian paduan, kemurnian aluminium cair yang dimurnikan terjamin. Untuk memastikan pemosisian yang presisi, dua silinder hidraulik digunakan sebagai perangkat pengangkat untuk mengendalikan pergerakan vertikal ke atas dari rotor grafit dan sistem pemanas silikon karbida berbentuk U. Perangkat ini dapat bergerak ke bawah dan berputar 90° secara horizontal. Sistem hidrauliknya relatif stabil dan pemosisiannya akurat.

Yang peralatan degassing daring Proses ini terutama mengolah aluminium cair yang mengandung sejumlah hidrogen dan residu lainnya (logam alkali, inklusi terak), yang akan dihilangkan setelah diproses melalui peralatan degassing. Keunggulannya antara lain laju degassing yang tinggi, biaya operasional rendah, pengoperasian yang andal, perawatan yang mudah, dan keunggulan lainnya.
Lapisan degasser aluminium memiliki ketahanan yang baik terhadap guncangan termal, ketahanan terhadap guncangan termal, dan koefisien muai panas yang rendah. Lapisan ini mempertahankan penampilan yang stabil pada suhu kerja dan memiliki sifat anti-basah yang sangat baik terhadap aluminium. Setelah aliran aluminium cair, lapisan ini tidak akan menempel pada aluminium dan mudah dibersihkan. Memiliki daya tahan yang baik, kekuatan permukaan yang baik, ketahanan terhadap korosi dan korosi akibat aluminium cair, tidak menyerap kelembapan, tidak menyebabkan penguapan aluminium cair, kepadatan yang lebih rendah daripada aluminium, stabilitas kimia yang baik, serta tidak bereaksi dengan aluminium pada suhu operasi.
Prinsip kerja peralatan degassing daring ini adalah prinsip flotasi udara. Gas proses (gas inert atau campuran gas inert dan klorin) disuntikkan ke dalam lelehan melalui rotor dan dipecah menjadi gelembung-gelembung kecil yang tersebar merata melalui rotor, yang kemudian naik ke permukaan lelehan.
Sebuah perangkat degassing dipasang di antara tungku penampung dan mesin pengecoran, dan nitrogen yang dihembuskan ke dalam cairan paduan aluminium dipotong-potong oleh rotor grafit yang berputar di dalam tangki pengolahan degassing. Terbentuklah sejumlah besar gelembung yang tersebar sehingga cairan paduan aluminium dan nitrogen bersentuhan sepenuhnya di dalam tangki pengolahan. Berdasarkan prinsip perbedaan tekanan udara dan adsorpsi permukaan, gelembung-gelembung tersebut menyerap hidrogen dalam cairan paduan aluminium serta menyerap terak yang teroksidasi (terak berukuran besar yang terbentuk akibat benturan). Terak tersebut menjadi lebih kecil melalui proses intersepsi radial, kemudian naik ke permukaan cairan paduan aluminium untuk membentuk lapisan terak.






