-sales@aluminiumceramicfiber.com Fluks Pengecoran Aluminium

Seiring dengan terus meningkatnya persyaratan perlindungan lingkungan dan kesadaran lingkungan, memasukkan dampak fluks terhadap lingkungan ke dalam evaluasi kualitas fluks sejalan dengan arah pengembangan manufaktur ramah lingkungan. Apakah fluks pengecoran aluminium mengeluarkan bau dan asap saat digunakan, apakah emisi yang dihasilkan akan berdampak negatif terhadap lingkungan, membahayakan kesehatan operator, merusak peralatan, serta apakah hal tersebut akan menyebabkan polusi logam berat, akan menjadi indikator dasar dalam evaluasi kualitas fluks.

Flux untuk Pengecoran Aluminium

Melalui penelitian mengenai pemurnian fluks Pada cairan aluminium dan paduan aluminium, kami menemukan bahwa—karena komponen fluks umumnya tidak efektif terhadap aluminium dan paduan aluminium—proses pemurnian cairan aluminium dan paduan aluminium menggunakan fluks tak terhindarkan menimbulkan masalah polusi sekunder serta pembakaran sekunder pada cairan aluminium dan paduan aluminium akibat fluks tersebut. Untuk memastikan efektivitas pemurnian aluminium dan paduan aluminium, perlu dihindari terjadinya reaksi kimia fluks selama proses pemurnian logam cair aluminium dan paduan aluminium, yaitu menghindari pemurnian kimiawi oleh fluks. Dalam proses pemurnian logam cair aluminium dan paduan aluminium, hanya terjadi perubahan fisik, seperti kondisi keterbasahan dan difusi antara fluks dengan logam cair aluminium dan paduan aluminium, serta pemurnian yang dilakukan oleh fluks. Kami menyebutnya sebagai pemurnian fisik logam cair aluminium dan paduan aluminium oleh fluks.

Komponen-komponen dasar dari zat pemurnian Secara umum menggunakan garam halogen sebagai fluks. Fluks untuk pengecoran aluminium tidak hanya efektif dalam menurunkan viskositas dan titik leleh fluks komposit, tetapi juga menghasilkan efek pencelupan dan pelapisan saat bersentuhan dengan inklusi non-logam pada suhu tinggi. Ketika energi antarmuka berkurang, fluks akan menghasilkan gaya dorong yang diperlukan untuk menyerap inklusi non-logam dalam cairan logam. Setelah fluks menyerap inklusi tersebut, antarmuka fluks-inklusi akan menggantikan antarmuka logam-fluks dan logam-inklusi yang semula.

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply