Filter Keramik untuk Aluminium Bekas -sales@aluminiumceramicfiber.com

Filter Keramik untuk Skrap Aluminium merupakan salah satu kunci dalam proses pemurnian dan penyaringan pada proses peleburan skrap aluminium.

Filter Busa Keramik dapat menghilangkan inklusi non-logam dalam lelehan paduan aluminium. Filter ini diolah dengan bahan pelebur di dalam tungku.

Yang teknologi filtrasi busa keramik Proses di luar tungku telah menjadi metode penting dalam pemurnian aluminium cair.

Filter Busa Keramik untuk Penyaringan Logam Cair dirancang khusus untuk menghasilkan produk cor berkualitas tinggi di bengkel pengecoran aluminium.

Filter Keramik untuk Aluminium Bekas

Filter keramik untuk sisa aluminium dapat mengurangi limbah yang disebabkan oleh pengotor, menekan biaya akibat cacat akibat pengotor, mempercepat proses ekstrusi atau penggulungan panas, meningkatkan produktivitas, serta memudahkan penggantian paduan. Tidak perlu menyimpan logam untuk meningkatkan fleksibilitas pengecoran.

Sisa aluminium daur ulang dalam negeri dan yang diimpor memiliki kandungan pengotor yang tinggi, dan sebagian besar diolah kembali melalui peleburan ulang serta diproduksi menjadi paduan aluminium cetak injeksi. Pada tahun 2019, produksi aluminium daur ulang di negara saya mencapai 7,15 juta ton, di mana produksi paduan aluminium die-cast mencapai 5 juta ton, sekitar 70%, sedangkan produksi paduan aluminium deformasi mencapai 2,15 juta ton, yaitu sekitar 30%. Dibandingkan dengan paduan aluminium tempa, paduan aluminium die-cast memiliki kandungan aluminium yang lebih rendah dan memungkinkan lebih banyak unsur pengotor, sehingga sebagian besar aluminium bekas akhirnya diolah menjadi paduan aluminium cor. Data statistik SMM menunjukkan bahwa 80% aluminium daur ulang pada akhirnya digunakan sebagai coran aluminium, 15% dialokasikan untuk batang aluminium, dan sisanya sebesar 5% diolah menjadi lembaran dan foil; artinya, sebagian besar limbah aluminium bekas pada akhirnya didaur ulang dan dimanfaatkan.

Meskipun tingkat daur ulang kaleng bekas di negara saya mendekati 100%, banyak kaleng aluminium daur ulang yang tidak digunakan dalam produksi kaleng, melainkan diturunkan kualitasnya untuk digunakan dalam produk olahan aluminium lainnya. Alasan utamanya adalah kaleng bekas tersebut mengandung bahan pelapis, dan sebagainya, serta zat organik pada permukaannya sulit diatasi. Terdapat kaleng satu bagian, kaleng dua bagian, kaleng tiga bagian, dan sebagainya. Terdapat perbedaan yang signifikan dalam komposisi kimia berbagai jenis kaleng aluminium, yang menghambat daur ulang kaleng aluminium bekas sebagai bahan baku untuk kaleng.

Leave a Reply