AdTech menyediakan media filter keramik yang seragam dan memiliki toleransi ketat, yang dapat secara signifikan mengurangi biaya pengecoran aluminium. Pelat filter keramik ini memiliki struktur pori terbuka, yang ditandai dengan adanya sejumlah rongga yang saling terhubung, sehingga logam cair dapat mengalir melaluinya untuk menghilangkan partikel padat dan gas yang terperangkap dari produk cor akhir.
Filter semacam itu dapat berupa, misalnya, pelat filter padat atau pelat karbon berpori yang terbuat dari agregat keramik yang disinter, yang juga dikenal sebagai filter keramik berbusa. Filter ini memiliki struktur sel terbuka, yang ditandai dengan adanya sejumlah rongga yang saling terhubung dan dikelilingi oleh anyaman bahan keramik. Filter ini memiliki biaya rendah dan hanya dapat digunakan sekali, sehingga sangat cocok untuk penemuan ini. Selain itu, filter ini dapat menyaring logam cair, terutama aluminium, secara efektif dengan biaya rendah, sehingga menghasilkan efisiensi penyaringan yang cukup fleksibel.

Media penyaring jenis pertama dapat dibuat dengan ukuran pori yang relatif kasar, yaitu 5 hingga 20 ppi, yang memiliki permeabilitas udara sebesar 2500 hingga 8000×10⁻⁷ cm², dan media filter kedua dapat berupa filter yang relatif halus dengan jumlah pori sebesar 20 hingga 45 ppi serta permeabilitas udara sebesar 400 hingga 2500×10⁻⁷ cm². Laju aliran logam melalui filter adalah 5 hingga 50 inci kubik per inci persegi filter per menit. Tentu saja, sebagaimana disebutkan di atas, permeabilitas dan ukuran pori media pada setiap jenis filter dapat disesuaikan dengan bahan spesifik yang akan disaring.
Filter busa keramik terbuat dari bahan busa fleksibel bersel terbuka yang memiliki sejumlah rongga yang saling terhubung, yang dikelilingi oleh jaring dari bahan busa fleksibel tersebut, seperti busa poliuretan atau busa selulosa. Filter busa keramik dapat dibuat sesuai dengan prosedur umum.
Sebuah suspensi keramik berbasis air disiapkan, dan bahan busa tersebut diimpregnasi dengan bahan keramik berbusa tersebut, sehingga melapisi jaring serat dengan bahan tersebut, serta pada dasarnya mengisi rongga-rongga dengan bahan tersebut. Bahan yang telah diimpregnasi kemudian dikompresi sehingga sebagian suspensi dikeluarkan dari sini dan sisanya terdistribusi secara merata di seluruh bahan busa. Bahan busa yang telah dilapisi tersebut kemudian dikeringkan dan dipanaskan untuk membakar busa organik yang fleksibel terlebih dahulu. Lapisan keramik kemudian disinter untuk menghasilkan busa keramik yang menyatu, yang memiliki sejumlah rongga yang saling terhubung dan dikelilingi oleh jaring keramik yang terikat atau menyatu, serta berbentuk busa.
Tergantung pada jenis logam yang akan disaring, berbagai bahan keramik dapat dipilih. Sebaiknya digunakan campuran aluminium oksida dan kromium oksida, namun bahan-bahan ini tentu saja dapat digunakan secara terpisah atau dikombinasikan dengan bahan keramik lainnya. Bahan keramik lain yang umum digunakan antara lain zirkonia, magnesia, titanium dioksida, silikon dioksida, dan campurannya.






