Penyaringan aluminium cair menggunakan filter busa keramik digunakan untuk menghilangkan inklusi yang terbentuk antara sistem pemurnian dan meja cetakan. Kemampuan filter busa keramik dalam menangkap inklusi-inklusi ini sangat penting untuk menjaga kebersihan ingot selama proses pemadatan logam.

Aluminium adalah logam ringan berwarna putih keperakan yang mudah dibentuk. Aluminium larut dalam larutan asam sulfat encer, asam nitrat encer, asam klorida, natrium hidroksida, dan kalium hidroksida, tetapi tidak larut dalam air. Titik leleh aluminium adalah 660°C dan titik didihnya adalah 2327°C. Aluminium memiliki konduktivitas listrik dan termal yang baik, reflektivitas tinggi, serta ketahanan terhadap oksidasi.
Kepadatan aluminium rendah, dan kepadatan aluminium sekitar 1/3 dari kepadatan besi atau tembaga. Aluminium dapat diperkuat. Meskipun aluminium murni tidak kuat, namun mudah diproses. Aluminium dapat dicetak dengan metode pengecoran apa pun. Ketahanan terhadap korosi: permukaan aluminium dan paduan aluminiumnya mudah membentuk lapisan oksida yang tipis dan padat pada suhu kamar, dan lapisan tersebut terikat erat dengan bahan dasarnya.
Filter keramik berbusa yang digunakan dalam industri aluminium dapat secara efektif menghilangkan inklusi mikro dengan berbagai tingkat kehalusan dalam cairan aluminium, sehingga cairan aluminium tersebut mengalir dengan lancar dalam aliran laminar. Filter ini memiliki struktur korundum yang unik, kekuatan mekanis dan stabilitas kimia yang baik, serta kemampuan pembersihan aluminium yang sangat baik.
Efisiensi penyaringan aluminium cair pada filter busa keramik sangat bergantung pada pemasangan dan penggunaannya yang benar. Terdapat gasket serat keramik yang kedap udara di sekeliling pelat filter keramik, yang membantu memastikan pelat filter terpasang rapat di dalam kotak filter guna mencegah terjadinya kehilangan logam.
Karena adanya proses penyaringan, dalam operasi peleburan, perlakuan tungku, pengecoran, dan proses lainnya, langkah-langkah konvensional yang diperlukan untuk mengurangi timbulnya inklusi tidak boleh diabaikan. Selain itu, juga perlu mencegah terjadinya kontaminasi ulang pada cairan aluminium bersih yang telah disaring.






