Penggunaan filter busa keramik telah meluas ke berbagai industri, mulai dari otomotif hingga elektronik konsumen. Unit produksi memilih komponen-komponen ini sesuai dengan spesifikasi teknisnya yang menunjukkan nilai kekuatan dan ketahanan yang berbeda-beda. Tidak semua filter ini digunakan dalam proses yang sama. Faktanya, filter-filter ini memiliki dua bentuk umum: bulat dan persegi. Semuanya dibuat melalui proses anyaman sarang lebah. Semua produk ini akan memiliki bahan baku dan karakteristik porositas yang berbeda-beda sesuai dengan jenisnya.

Aplikasi Filter Busa Keramik
Fungsi filter pengecoran keramik: Aplikasi utamanya meliputi metalurgi, penyaringan logam dalam proses pengecoran, dan pemurnian. Semuanya bergantung pada kinerjanya, seperti ketahanan terhadap suhu tinggi, kekuatan, ketahanan terhadap erosi logam cair, serta ketahanan terhadap korosi. Luas permukaan yang besar juga membuat proses penyaringan cairan berjalan lebih lancar. Prinsip kerja dasarnya terutama bergantung pada kualitas dan kekuatan filter. Campuran logam cair mengalir melalui busa keramik. Struktur berpori filter tersebut menjadi format standar untuk penyaringan yang lebih baik.
Berbagai jenis bahan busa keramik: Bahan yang digunakan untuk penyaringan sebenarnya menentukan filter mana yang paling sesuai.
Filter busa keramik SiC-Dalam proses pengecoran perunggu, filter busa keramik SiC atau silikon karbida banyak digunakan. Filter ini merupakan salah satu filter keramik yang paling dibutuhkan di dunia, dan juga merupakan bahan pengecoran baja tahan panas yang digunakan di berbagai industri.
Filter busa keramik zirkonium – ini merupakan pilihan terbaik untuk coran baja di seluruh dunia. Fitur-fiturnya yang praktis (misalnya, ketahanan terhadap suhu hingga 1760 derajat Celcius, serta kekuatan yang lebih tinggi dan ketahanan benturan yang sangat baik pada suhu tinggi) membuatnya dapat berfungsi dengan normal.
Filter busa keramik alumina-Untuk memurnikan paduan aluminium dan menghilangkan semua partikel padat yang tercampur dalam logam cair, filter busa atau filter cor ini bekerja dengan baik. Teknologi ini banyak digunakan dalam produksi foil aluminium. Bahkan, teknologi ini memungkinkan logam aluminium disaring secara mendalam. Penggunaan industri tingkat lanjut: Filtrasi merupakan prosedur penting yang termasuk dalam banyak proses industri. Tujuan utama teknologi ini adalah meningkatkan kualitas produk dengan menghilangkan kotoran dari logam. Filter yang digunakan dalam proses ini harus tahan terhadap lingkungan korosif dan suhu tinggi selama proses filtrasi.






