Pengecoran investasi adalah proses pembentukan produk logam atau paduan logam (juga disebut coran) melalui proses pemadatan logam cair. Pengecoran presisi merupakan metode penting untuk menghasilkan produk logam cor presisi berkualitas tinggi di berbagai industri. Coran biasanya mengandung bahan-bahan yang tidak diinginkan yang disebut “inklusi.” Timbulnya inklusi dapat disebabkan oleh material terak atau buih yang tercampur dalam logam cair, atau benda asing dari cetakan, atau polusi dari lingkungan pengecoran, seperti debu dan kotoran. Inklusi dalam produk logam cor tidak mendukung sifat mekanis logam dan dapat menyebabkan kerusakan parah saat terkena tegangan. Oleh karena itu, banyak industri, terutama industri dirgantara, telah menetapkan spesifikasi ketat untuk mengelola keberadaan dan ukuran inklusi yang dapat diterima dalam hasil pengecoran. Filtrasi adalah metode yang digunakan untuk menyaring kotoran seperti terak dan dross dari logam cair.
Filter busa keramik merupakan metode filtrasi logam cair yang paling umum digunakan; berupa “bahan keramik berpori” yang terbuat dari berbagai bubuk keramik, dan mampu memisahkan inklusi intermetalik eksternal dari logam cair. Filter ini dapat dibuat dari bahan keramik yang sesuai untuk menyaring logam cair. Filter busa keramik dapat dilapisi atau diresapi dengan bahan keramik tahan api tambahan.

Pengecoran investasi yang digunakan dalam berbagai aplikasi memiliki persyaratan yang berbeda-beda terkait ukuran inklusi yang diperbolehkan. Oleh karena itu, ukuran pori filter yang digunakan untuk menyaring logam cair akan bergantung pada aplikasi yang dituju dari produk coran tersebut. Bentuk dan ukuran lubang dapat dipilih agar logam cair dapat mengalir secara efisien sambil menahan semua zat yang melebihi ukuran yang telah ditentukan pada filter.
Berbagai bentuk lubang juga dapat digunakan, termasuk bentuk bulat, polihedral, dan tidak beraturan. Contoh filter yang berfungsi memiliki ukuran pori dalam kisaran sekitar 0,005 inci (0,13 mm) hingga sekitar 0,05 inci (1,3 mm). Porositasnya berkisar antara sekitar 10 pori per inci hingga sekitar 30 pori per inci.
Filter busa keramik pada dasarnya dibagi menjadi 6 ukuran pori: 10PPI, 20PPI, 30PPI, 40PPI, 50PPI, dan 60PPI. Semakin besar angkanya, semakin kecil ukuran pori-porinya. Namun, dalam praktiknya, keempat jenis filter 10PPI, 20PPI, 30PP, dan 40PPI sudah dapat memenuhi kebutuhan pelanggan.
Pemilihan bukaan lensa
1. Pengecoran: 10–30 ppi
2. Pengecoran semi-kontinu: 30~60 ppi
3. Aluminium atau lembaran berkualitas tinggi: 50–60 ppi
4. Pengecoran dan penggulungan berkelanjutan: 50~60 ppi





















