Filter busa keramik Al₂O₃ baru-baru ini dikembangkan sebagai jenis filter aluminium cair yang baru guna mengurangi cacat pengecoran. Filter busa keramik alumina memiliki karakteristik berupa bobot yang ringan, kekuatan mekanis yang tinggi, luas permukaan spesifik yang besar, serta porositas yang tinggi.

Dalam aplikasi industri, bahan filter sering dipilih berdasarkan biaya serta sifat pemrosesan dan termomekanisnya, namun jarang mempertimbangkan perilakunya selama proses filtrasi; hal ini sebagian besar disebabkan oleh kurangnya informasi yang tersedia mengenai pengaruh bahan filter dan kualitas permukaannya terhadap perilaku filtrasi. Dalam penelitian ini, proses pembuatan nanofilter Al₂O₃ yang difungsionalisasi diteliti, beserta kinerja filtrasinya dalam uji filtrasi jangka pendek dan jangka panjang. Selain itu, uji tetesan sessile dilakukan untuk mengukur sudut kontak bahan nano yang difungsionalisasi, dan hasilnya menunjukkan sudut kontak yang sekitar 10 derajat (11 pct) lebih tinggi pada bahan berlapis nano yang disinter pada 800 °C dan 1250 °C dibandingkan dengan yang disinter pada 1600 °C, serta sudut kontak sekitar 23 derajat (23 pct) lebih tinggi dibandingkan dengan permukaan tanpa lapisan nano. Mekanisme filtrasi dievaluasi melalui sistem pemantauan Porous Disk Filtration Analysis (PoDFA) dan Liquid Metal Cleanliness Analyzer (LiMCA), serta melalui analisis filter yang telah digunakan dan terinfiltrasi menggunakan teknologi Mikroskop Elektron Pemindai dan Analisis Sinar-X Dispersif Energi (SEM/EDX). Baik uji filtrasi jangka pendek maupun jangka panjang menunjukkan bahwa perilaku filtrasi filter referensi dan filter berlapis nano tersebut sebanding. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa pelapisan nano filter tersebut dengan Al₂O₃ tidak memberikan peningkatan apa pun terkait kinerja filtrasi.
Filter busa keramik alumina Penyaringan aluminium cair banyak digunakan di bengkel pengecoran dan ruang pengecoran; metode ini memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap serangan dan korosi akibat aluminium cair. Filter Busa Keramik (CFF) dapat secara efektif menghilangkan inklusi, mengurangi gas yang terperangkap dalam aluminium cair, serta menghasilkan aliran laminar, sehingga logam yang telah disaring menjadi jauh lebih bersih. Logam yang lebih bersih menghasilkan coran berkualitas lebih tinggi, mengurangi limbah, dan meminimalkan cacat inklusi, yang semuanya berkontribusi pada peningkatan laba bersih.
Filter busa keramik dirancang untuk menyaring kotoran dari besi cair dan paduan logam, coran besi nodular, coran aluminium, serta coran besi tempa, dan sebagainya. Filter ini memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap guncangan termal dan erosi, serta kinerja yang tinggi.






