Agent-sales@aluminiumceramicfiber.com Pemurnian Aluminium Cair

Inti dari Agen Pemurnian Aluminium Cair adalah memanfaatkan perbedaan sifat basah antara inklusi dan cairan logam saat fluks cair digunakan untuk memurnikan cairan logam, sehingga inklusi berpindah secara spontan dari cairan logam ke fluks. Pada saat yang sama, difusi gas serta adsorpsi melalui pelarutan digunakan untuk menghilangkan kotoran dan menghilangkan hidrogen. Berdasarkan mekanisme pemurniannya, fluks pemurnian dapat diklasifikasikan menjadi zat pemurnian, agen penutup, bahan pembersih terak, dan pembersih dinding.

Bahan Pemurnian Aluminium Cair

Bahan Pemurnian Aluminium Cair

Bahan Pemurnian Aluminium Cair

Aluminium cair tradisional zat pemurnian prinsipnya didasarkan pada gelembung yang mengapung. Ketika gelembung tersebut masuk ke dalam lelehan aluminium, gelembung tersebut terurai atau bereaksi dengan lelehan aluminium sehingga menghasilkan gas, seperti HCI. Atom hidrogen dalam lelehan tersebut berdifusi ke dalam gelembung-gelembung ini dan terbawa keluar. Pada saat yang sama, gelembung tersebut menangkap endapan inklusi selama proses mengapung, sehingga berperan sebagai proses pemurnian.

Saat ini, tiga dalam satu fluks pemurnian dan fluks semprotan bubuk banyak digunakan di pasaran, dengan komponen utamanya berupa CCl₄, NaCl, KC, NaF, dan CaF₂. Selain itu, fluks tidak beracun yang mengandung klorin dan NaNO₃ + C sebagai bahan utamanya, serta garam klorin dan klorida yang dapat menghasilkan gas aktif, berfungsi sebagai agen pemurnian. Selain pengotor-pengotor tersebut, fluks pemurnian memiliki efek pemurnian yang lebih baik pada bahan dasar logam tanah jarang.

Kepadatan agen penutup lebih kecil daripada aluminium cair. Dengan menutupi permukaan aluminium cair, lapisan ini dapat mengisolasi kontak antara aluminium cair dan udara, serta memicu serangkaian reaksi fisik dan kimia dengan aluminium cair, sehingga dapat mencegah terjadinya gettering pada aluminium cair, menghilangkan hidrogen dan kotoran, serta meningkatkan kemurnian aluminium cair.

Secara umum, penghilang terak Memiliki sifat penyebaran dan pemisahan. Fungsinya adalah untuk meningkatkan tegangan permukaan antara logam aluminium cair dan terak, serta mempercepat pemisahan antara lapisan aluminium dan terak. Ketika larut ke dalam logam aluminium cair, inklusi yang terlarut dan teradsorpsi akan mengapung ke permukaan larutan aluminium dan membentuk terak kering, sehingga tujuan penghilangan pengotor dapat tercapai.

Yang pembersih dinding Secara umum, bahan ini terdiri dari zat-zat eksotermik. Fungsi utamanya adalah untuk mengurangi pembentukan residu oksida pada dinding tungku atau dinding wadah peleburan, serta mencegah campuran fluks dan terak menempel atau menggumpal pada dinding atau dasar tungku peleburan.

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *