Flux Pemurnian untuk Paduan Aluminium, Pemurnian dan Penyaringan Cairan Logam

Flux pemurnian untuk paduan aluminium terutama berfungsi untuk menghilangkan hidrogen dan terak teroksidasi yang mengapung di dalam cairan aluminium, serta digunakan dalam proses pemurnian (refining) cairan paduan aluminium pada suhu tinggi; fungsi utamanya adalah menghilangkan inklusi internal dan hidrogen dalam cairan paduan aluminium pada suhu tinggi. Hal ini membuat cairan aluminium menjadi lebih murni dan juga memiliki efek membersihkan terak.

Flux Pemurnian untuk Paduan Aluminium

Beberapa jenis fluks dalam proses pemurnian aluminium mudah terurai pada suhu tinggi, dan gas yang dihasilkan dapat bereaksi dengan hidrogen, serta mampu menyerap terak secara kuat dan dengan cepat keluar dari cairan logam untuk berperan dalam membersihkan terak.

Flux Pemurnian untuk Paduan Aluminium dapat digunakan pada berbagai jenis lelehan paduan aluminium, serta dapat digunakan untuk peleburan aluminium murni, guna memurnikan dan menghilangkan terak. Cukup taburkan bahan pemurnian tersebut ke permukaan saat digunakan, lalu zat pemurnian segera larut dalam cairan aluminium dan kemudian diaduk secara menyeluruh. Jika menggunakan jet, sebaiknya gunakan gas inert untuk menyuntikkan bahan pemurnian; misalnya, nitrogen dan argon dapat dipilih.

Metode produksi paduan aluminium adalah dengan mencampurkan silikon logam sebagai bahan tambahan ke dalam terak aluminium. Di Tiongkok, pemasok aluminium terbesar di dunia, akibat kebijakan dekarbonisasi, operasi pembangkit listrik berbahan bakar batu bara melambat dan terjadi kekurangan pasokan listrik yang parah. Akibat kekhawatiran terhadap pasokan, harga internasional ingot aluminium mendekati level tertinggi dalam 13 tahun terakhir.

Harga jual paduan aluminium sekunder yang digunakan dalam mesin mobil dan produk lainnya terus meningkat, mencatatkan harga tertinggi selama 9 bulan berturut-turut. Dipengaruhi oleh krisis kelangkaan listrik yang parah di Tiongkok, harga aluminium dan silikon logam sebagai bahan baku telah naik akibat kelangkaan pasokan, sehingga mendorong kenaikan harga paduan tersebut. Akibat kekurangan semikonduktor, produksi mobil telah dikurangi, sehingga permintaan terhadap paduan pun ikut menurun, dan kenaikan harganya tidak terlalu signifikan. Perusahaan-perusahaan paduan menanggapi ketatnya pasokan dan permintaan dengan mengurangi kapasitas produksi.

Berdasarkan “AD12.1”, sebuah indeks produk paduan aluminium sekunder, harga grosir pada bulan September berada di angka sekitar 456.500 per ton. Angka ini naik sekitar 2.000 yen (0,4%) dibandingkan bulan sebelumnya. Harga tersebut telah naik selama 15 bulan berturut-turut dan mencapai rekor tertinggi.

Leave a Reply