Tujuan desain dari fluks untuk pengecoran aluminium Mengingat banyaknya kekurangan pada aliran domestik dan luar negeri saat ini, topik ini bertujuan untuk mengembangkan partikel multifungsi baru fluks pemurnian dengan penghilangan terak sebagai proses utama dan penghilangan gas sebagai proses tambahan, yang dapat mencapai tujuan-tujuan berikut

fluks untuk pengecoran aluminium
(1) Fluks baru untuk pengecoran aluminium ini memiliki multifungsi, yaitu menggabungkan tiga fungsi sekaligus, yaitu penutupan, pembersihan terak, dan penghilangan terak, sehingga dapat secara efektif menutupi lelehan aluminium serta secara efisien menghilangkan kotoran (ukuran inklusi lebih kecil daripada kandungan hidrogen dan kurang dari 0,1 m/100 gAl), serta terak kering berbentuk bubuk
(2) Tidak ada unsur pengotor logam alkali (logam tanah) yang jelas yang masuk ke dalam cairan logam setelah fluks baru dimurnikan (3) Fluks baru tersebut harus memenuhi persyaratan perlindungan lingkungan sebisa mungkin, serta kandungan gas berbahaya yang dihasilkan selama proses pemurnian
(4) Menjelajahi proses baru yang sesuai untuk persiapan fluks guna mencapai homogenisasi komponen-komponen fluks (5) Biaya fluks baru relatif rendah (bahan baku untuk formulasi fluks harus bersumber dari berbagai macam, stabil kualitasnya, dan harganya terjangkau).
Teori Penghilangan Fluks
31 Sifat-sifat Lapisan Fluks
Gambar 2 adalah diagram skematis penyebaran fluks pada permukaan aluminium cair. Misalkan tegangan antarmuka antara fluks untuk pengecoran aluminium dan tegangan permukaan aluminium cair adalah σFM; tegangan permukaan fluks adalah σF: tegangan permukaan aluminium cair adalah σM: sudut basah antara fluks untuk pengecoran aluminium dan aluminium cair adalah θ, maka ketiga besaran σF-M, σF, dan σM memiliki hubungan matematis sebagai berikut (1) dan (2):
(σF-X)+(σFcosθ)=σX (1)
cosθ = (σx − σf − x) / σf (2)
Persamaan (2) menunjukkan bahwa semakin besar nilai σM, semakin kecil nilai σF dan σF-M, semakin besar nilai cosθ, dan semakin kecil nilai θ; dengan kata lain, semakin baik kinerja cakupan fluks tersebut.
32 Kinerja pemisahan fluks
Kinerja cakupan dan kinerja pemisahan fluks merupakan dua proses yang berlawanan, sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 3. Oleh karena itu, dapat dilihat dari rumus (2) bahwa semakin kecil nilai σM, semakin besar nilai σF dan σF-M, semakin kecil nilai cosθ, dan semakin besar nilai θ; dengan kata lain, semakin baik kinerja pemisahan dari fluks untuk pengecoran aluminiumg.
Flux terutama mengandalkan mekanisme adsorpsi-pembasahan atau perendaman-pembasahan untuk mencapai tujuan penghilangan terak. Li dkk. menunjukkan bahwa jenis inklusi yang dibasahi oleh flux ditentukan oleh hubungan antara jari-jari tutup bola R garam cair dan ukuran L inklusi, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 4. Jika 2R L, fluks terendam dalam inklusi yang dibasahi dengan asumsi bahwa volume tetesan garam cair adalah V, fluks, dan inklusi.
Dengan asumsi bahwa volume tetesan garam cair adalah V, sudut basah antara pelarut dan inklusi adalah θ, serta jari-jari tutup bola adalah R, maka v dapat dinyatakan sebagai [9]
V = πR³ / 3 (2 − 3cosθ + cos³θ) / sin³θ





















