Sebagai media penyangga filter, kinerja busa poliuretan berpori secara langsung memengaruhi Proses Pembuatan Filter Keramik Busa. Bahan ini harus memiliki karakteristik sebagai berikut:
- Jaringnya seragam untuk memastikan bubur keramik dapat meresap dengan lancar dan lapisan yang dihasilkan pun seragam.
- Sifat hidrofiliknya mampu menyerap bubur dengan kuat.
- Memiliki ketahanan yang memadai, sehingga dapat dengan cepat kembali ke bentuk semula setelah mengeluarkan campuran yang berlebih.
- Volatilitas pada suhu sedang, volatilitas di bawah suhu pembakaran keramik, dan tidak mencemari keramik.

Proses Pembuatan Filter Keramik Berbahan Busa
Suspensi busa keramik terbuat dari agregat tahan api, bahan pembantu sintering, pengikat, dan bubuk mikro lainnya yang dicampur dengan air. Pembuatan suspensi ini merupakan proses yang sangat penting untuk Filter Keramik Berbusa Proses Pembuatan. Bubur keramik harus memiliki kandungan padatan setinggi mungkin (kepadatan bubur 1,8–22 g/cm³, kandungan padatan 50%–65%), serta memiliki sifat tiksotropi dan kemampuan basah yang baik. Kandungan padatan yang tinggi memastikan partikel keramik menempel pada layar busa plastik secara maksimal, sehingga kekuatan filter pun meningkat. Tiksotropi yang baik memudahkan pembentukan bubur yang seragam dan mencegah penyumbatan. Jika kemampuan basah bubur dan busa keramik buruk, bubur akan terkumpul di persimpangan struktur busa, dan karena jumlah punggungnya lebih sedikit, kekuatannya akan menurun setelah sintering, bahkan dapat menghasilkan produk limbah.

Proses Pembuatan Filter Keramik Berbahan Busa
Bahan tambahan dan agregat tahan api dapat membentuk fase dengan titik leleh rendah atau mengalami proses sintering fase padat. Jika jumlah bahan tambahan tidak tepat, hal itu akan menghambat proses sintering pada suhu rendah.
- Fluorida memiliki efek yang sangat jelas dalam menurunkan suhu sintering keramik, namun fluorida dapat menyebabkan korosi pada peralatan dan mencemari lingkungan.
- ZrO₂ secara signifikan meningkatkan ketangguhan patah pada filter busa keramik korundum. Magnesium oksida dan titanium oksida meningkatkan kepadatan sinternya.
- SiO₂+AO₃ dapat menurunkan suhu sintering filter silikon karbida.
- Oksida logam tanah jarang dan tanah liat tahan api dapat memperpendek waktu sintering serta menurunkan suhu sintering pada filter keramik bauksit.
Pengikat dapat dibedakan menjadi pengikat suhu kamar dan pengikat suhu tinggi; fungsinya adalah untuk meningkatkan kekuatan bahan mentah. Filter suhu normal umumnya menggunakan pengikat organik, yang menguap bersama busa setelah mencapai suhu sedang; sedangkan pengikat suhu tinggi umumnya menggunakan pengikat anorganik. Namun, terkadang pengikat dapat mengurangi kinerja filter pada suhu tinggi, sehingga pada beberapa bubur bahan baku tidak ditambahkan pengikat.
Rendam dan basahi bubur keramik dengan busa plastik, lalu peras busa plastik tersebut berulang kali untuk menghilangkan sisa bubur keramik, sehingga partikel keramik menempel sepenuhnya dan merata pada busa plastik untuk membentuk benda setengah jadi. Kunci dari proses ini adalah kekuatan dan keseragaman proses ekstrusi. Jika bubur keramik masih tersisa di dalam busa, hal ini akan menyebabkan cacat seperti ukuran pori yang lebih kecil atau penyumbatan. Sebaliknya, daya rekat bubur keramik yang terlalu rendah akan memengaruhi kekuatan produk.






