Filter Keramik Busa untuk Pengecoran -sales@aluminiumceramicfiber.com

Dibandingkan dengan filter serat dan filter keramik berlubang lurus, filter keramik berbusa untuk pengecoran dapat secara efektif menyaring inklusi dalam logam cair. Saat logam cair melewati filter keramik berbusa, laju alirannya akan melambat, sehingga mengubah aliran turbulen menjadi aliran laminar. Karena filter keramik berbusa mengubah kondisi aliran logam cair, filter ini dapat secara efektif mengurangi pengikatan partikel asing oleh logam cair selama proses penuangan serta mengurangi cacat pori.

Filter Keramik Berbusa untuk Pengecoran

Yang filter busa keramik memiliki fungsi pemurnian logam yang sangat kuat, namun memerlukan desain sistem gating yang tepat agar dapat bekerja sama untuk memaksimalkan kinerjanya.

Filter keramik berbusa untuk pengecoran berupa kisi-kisi lubang melengkung, dan logam cair harus melewati saluran berliku-liku tersebut untuk masuk ke rongga cetakan. Inklusi berukuran besar, yang terlalu besar untuk melewati saluran tersebut, terperangkap di permukaan filter. Seiring bertambahnya jumlah inklusi, inklusi-inklusi tersebut menumpuk di permukaan lembaran filter dan secara bertahap membentuk lapisan filter sehingga hanya partikel yang sangat halus yang dapat melewatinya.

Logam cair mengalir melalui lapisan filter ke dalam saluran berliku pada lapisan bawah. Mekanisme filtrasi busa adalah dengan mengubah arah logam cair berkali-kali dan mengurangi laju aliran, sehingga partikel yang lebih kecil menempel pada permukaan filter. Filter busa juga sangat efektif dalam menghilangkan inklusi non-logam yang terbentuk selama proses peleburan.

Filter busa keramik mencegah pembentukan terak oksidasi sekunder dengan mengubah kondisi aliran logam cair, mengurangi turbulensi di dalam rongga, dan secara efektif mencegah masuknya udara.

Untuk paduan logam, terutama paduan yang rentan terhadap oksidasi, turbulensi harus dihilangkan semaksimal mungkin selama proses pengecoran. Aliran turbulen akan menyebabkan terperangkapnya gas dan terak, yang berakibat pada terbentuknya oksida sekunder, serta terak teroksidasi baru akan terbentuk akibat paparan logam cair yang bersih terhadap atmosfer.

Filter Keramik Berbusa untuk Pengecoran

Pemilihan dan penempatan filter serta desain sistem penuangan merupakan kunci untuk mencegah terjadinya oksidasi sekunder. Uji aliran air, studi sinar-X, dan analisis dinamika fluida semuanya telah membuktikan bahwa pemilihan filter busa yang tepat serta penerapan yang benar dapat memainkan peran yang sangat penting dalam mencegah terjadinya oksidasi sekunder.

Karena ketebalan dinding filter keramik berlubang lurus, luas area aliran pada permukaannya justru berkurang. Oleh karena itu, aliran logam cair menjadi lebih cepat. Gelembung akan terbentuk kembali di dalam logam cair di belakang filter. Dan ketika aliran logam cair menjadi sangat lebar setelah melewati filter busa, logam cair tersebut mengalir perlahan, dengan sedikit turbulensi, dan hampir tidak ada gelembung.

Ulangi pengujian yang sama dengan air yang telah diberi udara; filter berlubang lurus tidak berpengaruh dalam menahan gelembung. Sebaliknya, aliran air melalui filter busa berlangsung lambat, sehingga udara dapat dihilangkan. Demikian pula, pengurangan turbulensi membuat filter busa memiliki kapasitas penyaringan yang lebih tinggi.

Filter keramik berbusa untuk pengecoran memiliki kemampuan untuk menjaga kestabilan logam cair, namun hal ini hanyalah salah satu karakteristik dari filter tersebut. Agar karakteristik ini dapat dimanfaatkan sepenuhnya, filter tersebut harus dipadukan dengan sistem saluran yang dirancang secara tepat guna mencapai pengisian yang stabil, mengurangi turbulensi, dan meminimalkan fenomena entrainment. Meskipun filter ini memiliki karakteristik yang sangat baik, namun jika desain sistem saluran pengecoran secara keseluruhan tidak tepat dan penempatan filter tidak sesuai, maka filter tersebut tidak akan dapat menjalankan perannya sebagaimana mestinya.

Dalam arti tertentu, penggunaan yang tepat dari filter keramik berbusa lebih penting daripada peran filter itu sendiri. Oleh karena itu, perancangan sistem gating yang rasional dengan menggunakan filter tersebut sangatlah penting.

Leave a Reply