Produksi Aluminium Sekunder dari limbah dan aluminium lainnya

Bagaimana cara mengubah berbagai jenis bahan baku yang kompleks menjadi ingot aluminium sekunder yang memenuhi standar merupakan inti dari produksi aluminium sekunder. Langkah pertama dalam proses produksi aluminium sekunder adalah proses pemilahan skrap aluminium dan aluminium campuran.

Semakin rinci dan semakin akurat klasifikasinya, semakin mudah pula untuk mengendalikan komposisi kimia dari aluminium daur ulang.

Bahan pengganti ini sebagian besar berupa komponen non-aluminium yang terbuat dari baja atau paduan tembaga. Jika tidak dikeluarkan tepat waktu selama proses peleburan, terak aluminium sekunder akan tercampur sepenuhnya. (Seperti besi, tembaga, dan sebagainya).

Oleh karena itu, pada tahap awal peleburan aluminium sekunder, yaitu saat aluminium bekas baru saja dilebur, harus dilakukan proses pemisahan sisipan (yang biasanya disebut proses penggantian).

Produksi Aluminium Sekunder

Produksi Aluminium Sekunder

Keluarkan sisipan dari potongan-potongan aluminium sisa. Semakin cepat dan rapi prosesnya, semakin mudah pula mengontrol komposisi kimia aluminium daur ulang tersebut.

Saat menyetrika, suhu logam cair menjadi terlalu tinggi, karena kenaikan suhu tersebut akan menyebabkan unsur Fe dan Cu dalam sisipan larut ke dalam aluminium cair.

Karena berbagai alasan, bahan limbah aluminium yang dikumpulkan dari berbagai tempat menumpuk di permukaan dan menjadi kotor, dan sebagian di antaranya mengalami karat parah. Kotoran serta permukaan yang tidak rata ini akan masuk ke dalam kolam cair dan membentuk fase terak serta inklusi oksida selama proses peleburan, yang akan sangat merusak kualitas metalurgi aluminium sekunder.

Penghilangan fase terak dan inklusi oksida ini juga merupakan salah satu proses penting dalam proses peleburan aluminium sekunder.

Proses pemurnian bertahap diterapkan, yaitu pemurnian kasar dilakukan terlebih dahulu, komposisinya disesuaikan, kemudian pemurnian logam tanah jarang dilakukan kembali, dan selanjutnya gas inert ditiupkan ke dalamnya untuk lebih meningkatkan efektivitas pemurnian serta menghilangkan inklusi dalam lelehan aluminium secara efektif.

Leave a Reply