Pengolahan Efektif Terak Aluminium Melalui Pemurnian dengan Fluks

Pengolahan yang efektif terhadap terak aluminium yang dihasilkan dalam proses pengecoran
Terak aluminium merupakan bagian yang tak terhindarkan dari proses peleburan dan pengecoran. Meskipun langkah-langkah yang diperlukan telah diambil, sebagian aluminium logam tetap akan terbuang. Terak ini perlu diolah secara efektif, bukan langsung dijual ke pihak lain. Metode yang paling sederhana dan ekonomis adalah dengan menggiling terak aluminium berulang kali, kemudian menyaringnya menggunakan mesin penggiling untuk memulihkan sebagian aluminium secara efektif.

Kurangi kemiringan lereng terak pada tungku pencampur, dan keluarkan seluruh terak aluminium dari tungku
Kemiringan lereng terak pada tungku campuran secara langsung memengaruhi jumlah terak aluminium. Jika kemiringannya terlalu curam, sebagian besar terak tidak akan terbuang, sehingga menghasilkan sejumlah besar terak aluminium dan endapan aluminium. Saat membersihkan tungku, terak dan endapan aluminium tersebut tidak dapat dipulihkan tepat waktu. Dengan tetap memastikan kapasitas tungku campuran terpenuhi, kurangi kemiringan lereng terak sebanyak mungkin.

Lakukan pengendalian ketat terhadap kualitas terak untuk mencegah aluminium cair terbuang
Proses pengeluaran terak yang ada saat ini pada dasarnya menggunakan garu besar untuk menarik terak aluminium keluar dari pintu tungku. Selama proses ini, selain memerlukan penanganan yang cermat oleh petugas, perlu diupayakan agar aluminium cair tidak ikut terambil sebanyak mungkin. Pada saat yang sama, desain garu besar tersebut juga harus dirancang dengan cermat. Beberapa baris lubang bulat kecil dibuat pada permukaan garu, sehingga aluminium cair yang terkandung dalam terak aluminium dapat mengalir kembali ke dalam tungku; jika tidak, aluminium cair yang berlebihan akan dibawa keluar dan dikembalikan ke dalam tungku, yang akan menyebabkan kebakaran.

Pengolahan Terkini Terhadap Terak Aluminium

Kurangi jumlah aluminium cacat dan aluminium curah
Dalam proses produksi, patuhi dengan ketat persyaratan proses untuk memastikan bahwa setiap tungku yang diproduksi menghasilkan produk yang memenuhi standar. Terutama dalam produksi aluminium umum, sebisa mungkin hindari produksi aluminium yang cacat, seperti sisa cetakan, tonjolan, gelombang, dan ketidaksesuaian berat. Sebelum proses berakhir, dorong aluminium cair di saluran cor ke dalam cetakan sebanyak mungkin untuk membentuk produk yang memenuhi standar guna mengurangi jumlah aluminium sisa.

Pengolahan Terkini Terhadap Terak Aluminium

Bahan pelebur untuk aluminium dan paduan aluminium umumnya terdiri dari klorida dan fluorida logam alkali serta logam alkali tanah, namun kandungan komponennya sangat bervariasi, dan efeknya pun berbeda-beda. Selain menggunakan fluks yang diproduksi oleh pabrik fluks, sebaiknya rasio komposisi fluks disesuaikan dengan komposisi paduan aluminium yang akan dilebur. Pada saat yang sama, kendalikan dengan ketat kondisi proses pemurnian, seperti jumlah fluks, waktu kontak antara fluks dan logam cair, luas area kontak, kondisi pengadukan, suhu, dan sebagainya. Penggunaan bahan pemurnian dapat secara efektif mengurangi kandungan aluminium dalam terak serta meminimalkan kerugian pengecoran.

 

Leave a Reply