Flux banyak digunakan dalam produksi aluminium primer dan aluminium sekunder untuk meningkatkan kualitas cairan logam dan tingkat pemulihan aluminium.

Keunggulan Bahan Fluks untuk Pengecoran Aluminium
- Perubahan sifat basah logam cair aluminium terhadap oksida membuat logam cair aluminium tersebut mudah dipisahkan dari oksida, sehingga sebagian besar oksida masuk ke dalam fluks dan mengurangi kandungan oksida dalam logam cair.
- Flux dapat mengubah kondisi lapisan oksida pada permukaan logam cair. Hal ini disebabkan karena flux mampu memecah lapisan oksida yang padat dan rapat pada permukaan logam cair menjadi partikel-partikel halus, sehingga memungkinkan hidrogen dalam logam cair meresap dan keluar melalui celah-celah partikel pada lapisan oksida tersebut, lalu masuk ke atmosfer.
- Keberadaan lapisan fluks dapat mencegah uap air di atmosfer bersentuhan dengan logam aluminium cair, menghambat masuknya hidrogen ke dalam logam aluminium cair, serta mencegah logam aluminium cair teroksidasi dan terbakar.
- Flux dapat menyerap oksida dalam lelehan aluminium, sehingga lelehan tersebut dapat dimurnikan.
Tungku peleburan aluminium merupakan tempat yang penting untuk pemurnian fluks.

Tungku peleburan aluminium dapat dibagi menjadi dua jenis dasar, yaitu tungku peleburan berbentuk bulat dan tungku peleburan berbentuk persegi panjang. Kedua jenis tungku peleburan aluminium tersebut dapat dibuat dalam bentuk tetap atau miring. Keputusan untuk membangun tungku tetap atau miring terutama bergantung pada anggaran dan operasional peralatan tersebut.
Jika pabrik peleburan dapat membangun lahan dengan ketinggian yang berbeda-beda, persyaratan pondasi yang diperlukan untuk pemasangan tungku tetap akan jauh lebih sederhana. Karena adanya lubang pembuangan tungku, lokasi tungku peleburan di bengkel akan lebih tinggi daripada lokasi tungku penampung dan mesin pengecoran. Situasi ini mengharuskan pembangunan jalur landai yang luas khusus untuk kendaraan, yang memakan banyak ruang.
Untuk membangun tungku miring, Anda harus mempertimbangkan persyaratan yang tinggi terhadap pondasi, serta mekanisme pemiringan tungku, sistem pengangkutan aluminium cair, dan sebagainya. Dalam hal ini, biaya investasi dan pemeliharaan akan meningkat. Namun, tungku miring dapat membuat tata letak bengkel peleburan dan pengecoran menjadi lebih rasional, dan semua peralatan dapat dipasang pada bidang yang sama di dalam bengkel. Tungku miring juga memiliki keunggulan dalam hal pengangkutan aluminium cair yang cepat dan praktis, yang sangat sesuai dengan kebutuhan pabrik peleburan dan pengecoran untuk sering menyesuaikan variasi paduan. Mekanisme miring dapat dengan mudah menyesuaikan kecepatan pengangkutan logam cair, sehingga dapat mengontrol ketinggian logam di saluran pengaliran secara akurat, yang sangat penting untuk proses produksi pengecoran selanjutnya.







