Saat ini, sebagian besar pabrik pengecoran aluminium menggunakan peralatan filter pelat, yang pada dasarnya menyaring melalui filter busa keramik.

Hal-hal berikut ini perlu diperhatikan saat merancang dan menggunakan filter busa keramik untuk aluminium cair:
(1) Sesuai dengan persyaratan produk, pilihlah bahan filter dengan ukuran pori yang sesuai. Umumnya, filter busa keramik 50PPI digunakan untuk produk ekstrusi yang memerlukan kemurnian internal yang tinggi, dan Filter 30 PPI dapat digunakan untuk produk-produk umum lainnya. Dengan meningkatkan akurasi filtrasi secara tepat, kecenderungan ingot untuk menghasilkan kristal kasar dan kristal berbentuk bulu akan berkurang.
(2) Dari sudut pandang peningkatan efektivitas penyaringan dan masa pakai filter, luas area penyaringan yang efektif pada filter sebaiknya ditingkatkan sebanyak mungkin, yaitu dengan menggunakan filter berukuran besar.
(3) Saat memasang pelat saringan busa keramik untuk pengecoran aluminium di dalam kotak saringan, pelat tersebut harus terpasang rapat dan tanpa celah untuk mencegah kebocoran aluminium cair.
(4) Sebelum digunakan, filter harus dipanaskan terlebih dahulu hingga benar-benar panas, dan suhu pemanasan awal tidak boleh kurang dari 720℃. Selama jeda antara proses pengecoran dan peleburan, perlu juga diperhatikan pemeliharaan suhu.
(5) Untuk memenuhi persyaratan penyaringan halus dan memperpanjang masa pakai filter, sebaiknya gunakan kain kaca untuk melakukan penyaringan kasar pada cairan lelehan sebelum melewati filter keramik.
(6) Atur proses produksi secara wajar, dan upayakan untuk menghindari pergantian paduan yang terlalu sering, yang dapat menghambat pemanfaatan filter secara efektif.
(7) Saat proses penyaringan, dilarang keras menaburkan bubuk fluks ke dalam saringan dan saluran tungku statis. Selama proses pengecoran, tekanan statis cairan logam harus meningkat secara bertahap untuk mencegah fluktuasi ketinggian cairan serta getaran dan guncangan pada cetakan. Sebelum proses pengecoran selesai, endapan pada permukaan logam saringan harus dibersihkan untuk menghindari penyumbatan pada pelat saringan.
(8) Mencegah terjadinya polusi sekunder pada lelehan yang telah disaring.






