Tips Pengisian Bahan Baku di Pabrik Pengecoran -sales@aluminiumceramicfiber.com

Ujung Pengumpan Pengecoran merupakan komponen kunci pada mesin pengecoran kontinu sabuk aluminium, dan kualitasnya secara langsung memengaruhi kualitas serta hasil produksi lembaran aluminium crawler. Komponen ini terbuat dari bahan nozzle pengecoran keramik berkadar aluminium tinggi yang diproses secara khusus.

Pintu saluran tuang dapat secara efektif mencegah erosi aluminium cair pada pintu saluran tuang serta mencegah terjadinya karbonisasi pada billet cor.

Struktur retak tersebut merupakan struktur serat berlapis tipis dan seragam yang berfungsi untuk mencegah terbentuknya struktur flokulasi.

Lapisan pada permukaan kerja tersebut merata dan halus.

Mencegah terjadinya retakan granular dan pengelupasan lapisan.

Menjamin kualitas tinggi pelat cor-gulung tersebut.

Tips Pengisian Bahan Baku di Pabrik Pengecoran

Pengolahan Ujung Pengumpan Pengecoran

1. Letakkan pelat nozel pengecoran Di platform produksi, tentukan posisi sekat dan pembatas sesuai dengan jenis paduan dan spesifikasinya, tutup penutupnya, lalu sesuaikan celah antara penutup atas dengan sekat dan pembatas; jika sudah pas, rekatkan dengan lateks putih.
2. Tutupi pelat dasar, pasang bilah kayu, kencangkan dengan alat pengunci khusus, ukur ukuran lubang mulut (lubang pada nosel pengecoran umumnya sama dengan ketebalan pelat, dan persyaratan ukuran lubang tersebut bergantung pada rencana pemrosesan nosel pengecoran), lalu sesuaikan dengan ukuran yang diperlukan. Pastikan seluruh bagian mulut nosel lurus.
3. Sesuai dengan bentuk mulut cetakan, potong bagian telinga dan tempelkan di kedua sisi mulut cetakan, letakkan balok kayu sebagai penyangga, lalu kencangkan dengan sekrup pengencang.
4. Setelah nosel pengecoran dipasang pada platform selama beberapa waktu (tidak kurang dari 2 jam), lepaskan nosel tersebut, bor lubang sesuai dengan posisi lubang pada dudukan nosel pengecoran, lalu tandai spesifikasi, ukuran, dan nomor nosel pengecoran dengan pensil.
5. Letakkan nosel cetakan yang sudah jadi di rak di ruang pengeringan, dan pastikan penempatannya rapi dan lurus. Letakkan sesuai prinsip bagian atas sempit dan bagian bawah lebar, dengan jumlah maksimal 4 pasang
6. Isi formulir catatan pemrosesan nosel pengecoran secara terperinci.

Perakitan Ujung Pengumpan Pengecoran

1. Gantunglah dudukan nosel pengecoran pada platform khusus, lepaskan nosel bekas, lalu bersihkan.
2. Keluarkan nosel pengecoran yang diperlukan dari ruang pengeringan dan letakkan secara mendatar di atas alat penyangga nosel pengecoran. Sejajarkan garis tengahnya sehingga tepi belakang nosel sejajar dengan tepi belakang pelat bawah, dan tepi depannya sejajar dengan tepi depan pelat bawah. Tutupi pelat atas agar tepi belakangnya sejajar dengan tepi belakang nosel pengecoran, dan tepi depannya sejajar.
3. Kencangkan baut penjepit untuk menyesuaikan lebar bukaan penjepit sesuai dengan semua persyaratan yang diperlukan.
4. Kencangkan pelat penekan samping dan kawat bagian atas.
5. Periksa apakah bagian mulut bibir cor terasa kasar atau tidak; gunakan amplas metalografis untuk menghaluskan bagian mulut bibir cor hingga mulus; pasang tabung pengumpan dan kotak depan; atur posisinya; angkat ke dalam kotak pengering dan panggang; waktu pemanggangan minimal 3 jam; dan atur suhu pemanggangan menjadi 180°C. Saat dipanggang dalam waktu lama, suhu diatur pada 80–100°C
6. Catat lebar pembukaan mulut dan kelurusan setelah perakitan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *