Filter Busa Keramik Alcan Foundry, Filter Aluminium Cair

Filter busa keramik untuk pengecoran Alcan tidak hanya memiliki efektivitas pemurnian yang baik, tetapi juga praktis digunakan. Cairan logam hanya memerlukan selisih tekanan sebesar 100–150 mm saat melewatinya, dan setelah melewatinya, selisih tekanan yang diperlukan hanya perlu dipertahankan pada kisaran 2–10 mm. Prinsip pemurniannya sama dengan filtrasi tabung keramik. Tingkat kemurniannya mencapai 80%-90%. Oleh karena itu, filter busa keramik Alcoa untuk pengecoran memiliki kapasitas aliran yang besar dan cocok untuk proses filtrasi dan pemurnian dalam produksi ingot semi-kontinu serta pengecoran dan penggulungan kontinu.

Filter Busa Keramik Alcan Foundry

Keunggulan utama sistem filter busa keramik pengecoran Alcan adalah kemampuannya untuk secara efektif menghilangkan terak melalui pelat filter busa keramik serta menyaring inklusi berukuran mikron dalam cairan aluminium. Pada saat yang sama, pelat filter tersebut menyaring inklusi halus dan mengurangi jumlah inti kristal yang efektif dalam cairan aluminium. Akibatnya, aluminium cair dapat mengalami nukleasi dan pertumbuhan kristal dalam kondisi supercooling yang relatif tinggi, waktu pengkristalan menjadi lebih singkat, strukturnya menjadi lebih halus, dan kandungan hidrogen dalam aluminium cair berkurang. Atom hidrogen dapat teradsorpsi pada beberapa inklusi teroksidasi, dan inklusi teroksidasi tersebut dapat menjadi inti pertumbuhan gelembung. Oleh karena itu, saat menyaring inklusi, gas yang menempel padanya juga dihilangkan. Melalui proses adsorpsi, kandungan unsur-unsur berbahaya (natrium, kalium) dalam aluminium cair dapat dihilangkan. Oleh karena itu, sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang berbeda-beda, pemilihan pelat saring yang sesuai untuk menjamin kualitas produk dapat secara efektif mengendalikan inklusi terak.

Pengangkatan terak di luar tungku umumnya dilakukan melalui pelat filter busa keramik. Pelat filter keramik memiliki struktur berlapis-lapis dan lubang-lubang tembus multidimensi, di mana lubang-lubang tersebut saling terhubung. Selama proses filtrasi, aluminium cair membawa inklusi dan mengalir melalui saluran serta pori-pori yang berliku-liku. Saat bersentuhan dengan kerangka berbentuk busa pada pelat filter, inklusi tersebut langsung ditangkap, diserap, dan mengendap, dan seterusnya. Saat logam cair mengalir di dalam lubang, saluran pelat filter yang melengkung menyebabkan arah aliran logam cair berubah, sehingga inklusi bertabrakan dengan dinding lubang dan menempel erat pada dinding tersebut.

Leave a Reply