Seiring dengan perkembangan berbagai industri di masyarakat, permintaan akan paduan aluminium pun secara bertahap meningkat, sehingga proses pemurnian aluminium pun menjadi sangat penting.

Proses Pemurnian Aluminium
Sedang dimuat. Ingot paduan yang sudah jadi dan bahan pemanasan ulang berkualitas tinggi dimasukkan terlebih dahulu, kemudian ditambahkan paduan fol, dan unsur-unsur paduan ditambahkan setelahnya.
Pengendalian suhu. Kendalikan suhu peleburan paduan aluminium dengan ketat. Hanya pada suhu yang tepatlah cairan paduan berkualitas tinggi dapat diperoleh untuk menghindari panas berlebih. Jika suhu terlalu tinggi, hal itu akan meningkatkan kerugian pembakaran oksidatif berbagai unsur dalam paduan dan menyebabkan perubahan pada komposisi kimia paduan. Jika suhu terlalu rendah, komposisi kimia paduan akan menjadi tidak merata, inklusi teroksidasi dan gas dalam paduan tidak akan mudah dikeluarkan, serta sifat fisik dan kimia paduan akan menurun, yang pada akhirnya akan memengaruhi kinerja pengecoran.
Pengendalian waktu. Kendalikan waktu peleburan dengan ketat dan lakukan prosesnya secara cepat untuk mengurangi inklusi gas dan inklusi oksidasi pada paduan, meningkatkan kehilangan akibat pembakaran unsur-unsur paduan, serta memengaruhi komposisi kimia paduan.
Proses pemurnian. Tujuan utama pemurnian paduan aluminium adalah untuk menghilangkan gas dan inklusi non-logam dalam cairan logam, serta memastikan komposisi paduan yang seragam. Proses pemurnian aluminium merupakan proses yang sangat penting dalam proses peleburan. Proses ini zat pemurnian Harus dipilih dengan tepat, jumlah yang ditambahkan harus dikendalikan dengan baik (umumnya sebesar 0,5%–0,7% dari massa paduan), dan suhu pemurnian harus dikendalikan. Suhu pemurnian umumnya dikendalikan pada 700–7200C. Selama proses pemurnian, gunakan tabung bel untuk menekan agen pemurnian ke sekitar 2/3 permukaan logam cair secara bertahap. Tekan ke dalam bagian bawah rhyme berwarna oranye A, putar secara merata dan perlahan searah jarum jam; kecepatan harus lambat, gerakan harus stabil, dan hindari mengaduk logam cair secara berlebihan untuk mencegah peningkatan kandungan hidrogen dan terbentuknya inklusi.
Perlakuan yang semakin memburuk. Tujuan modifikasi paduan adalah untuk menghaluskan butiran dan meningkatkan kinerja coran. Bahan modifikasi harus dipanaskan terlebih dahulu, dan poin-poin pengendaliannya adalah: ① Suhu modifikasi, umumnya tidak lebih dari 7400C; ② Waktu modifikasi, umumnya 10 menit; ③ Jumlah bahan modifikasi; jumlah bahan modifikasi dua warna umumnya berkisar antara 1,01 TP3T hingga 1,21 TP3T dari massa cairan paduan; ④ Metode operasional harus diterapkan dengan benar. Setelah proses penghalusan paduan, penuangan harus diselesaikan sesegera mungkin. Pengecoran pasir umumnya harus dikendalikan dalam waktu 40 menit, sedangkan pengecoran cetakan logam harus dikendalikan dalam waktu 2 jam. Jika tidak, pemurnian ulang dan metamorfosis harus dilakukan. Saat melakukan pemurnian ulang, agen pemurnian yang ditambahkan sekitar 0,21 TP3T dari massa paduan.




















