Pengecoran Ingot Paduan Aluminium, Pemurnian Aluminium Cair

Pengecoran Ingot Paduan Aluminium

Dalam proses peleburan dan pengecoran untuk memproduksi ingot paduan aluminium dari bahan baku aluminium, aluminium cair dipanaskan hingga 700°C atau lebih tinggi.

Ingot aluminium atau paduan aluminium diproduksi dengan cara melebur logam berbasis aluminium menjadi aluminium cair. Aluminium cair yang dihasilkan kemudian disimpan, hidrogen dihilangkan dari aluminium cair tersebut, inklusi dihilangkan dari aluminium cair melalui proses penyaringan, aluminium cair dituangkan ke dalam cetakan yang didinginkan dengan air, dan kemudian dibiarkan mengeras menjadi bentuk yang telah ditentukan.

Karena aluminium merupakan logam aktif, aluminium cair akan bereaksi dengan udara untuk membentuk oksida. Khususnya, dalam cairan paduan aluminium yang mengandung magnesium—yang lebih aktif daripada aluminium—terbentuklah sejumlah besar oksida seperti MgO dan MgAl₂O₄, yang kemudian menggumpal dan membentuk dross. Karena dross merupakan bahan yang sangat keras dan mirip batu, diperlukan waktu dan tenaga kerja yang cukup banyak untuk menghilangkannya. Selain itu, jika dross sebagian hancur dan tercampur ke dalam ingot aluminium, hal ini akan menyebabkan cacat permukaan dan retakan pada produk akhir yang dibuat dari ingot aluminium tersebut (seperti pelat aluminium, misalnya kaleng dan gulungan).

Untuk mencegah terjadinya cacat permukaan dan retakan pada produk akhir serta memastikan kinerja yang diharapkan dari produk akhir tersebut, dilakukan beberapa proses penghilangan oksida antara tahap peleburan dan tahap pengecoran. Proses-proses tersebut meliputi proses pemurnian dalam tungku, serta penghilangan gas secara daring dan proses penyaringan. Terutama karena proses penyaringan tersebut bahkan mampu menghilangkan oksida yang sangat halus berukuran sekitar 10 μm, kualitas paduan aluminium dapat dijamin, artinya kualitas produk akhir pun dapat dijamin.

Aluminium Cair Karya Degas

Aluminium cair yang telah menjalani perlakuan ini kemudian dialirkan ke tahap pengecoran untuk menghasilkan ingot.

Ingot paduan aluminium diproduksi dengan metode pengecoran semi-kontinu. Aluminium cair dituangkan ke dalam cetakan berpendingin air, dan aluminium cair yang bersentuhan dengan cetakan berpendingin air tersebut didinginkan dan mengeras sehingga membentuk cangkang yang telah mengeras. Kemudian, ketika cangkang yang telah mengeras beserta aluminium cair di dalamnya dikeluarkan dari bagian bawah cetakan yang didinginkan dengan air, saat ditarik keluar, air pendingin disemprotkan langsung ke bagian bawah cangkang yang telah mengeras tersebut untuk mendinginkan dan mengeraskan lapisan aluminium cair yang masih berada di dalam cangkang yang telah mengeras tersebut.

Leave a Reply