Filter Pengecoran, Busa Keramik Filter-sales@aluminiumceramicfiber.com

Dalam proses pemurnian lelehan aluminium modern, filtrasi menggunakan Casting Filters merupakan tahap pemurnian terakhir yang berada di dekat terminal pengecoran. Sebelumnya, inklusi dan gas sebesar 6 ~ 80% telah dihilangkan melalui pemurnian fluks dalam tungku, adsorpsi sedang dan tanpa media, tetapi inklusi yang lebih halus (umumnya berukuran partikel < 15m) tersebar dalam lelehan (termasuk inklusi sekunder yang dihasilkan oleh saluran dan tundish). Untuk mendapatkan produk aluminium berkinerja tinggi, inklusi halus ini harus dikumpulkan dan dipisahkan melalui adsorpsi. Dibandingkan dengan metode pemurnian lainnya, metode filtrasi telah menjadi proses yang lebih disukai untuk pemurnian akhir lelehan aluminium karena konsumsi energinya yang rendah, pengoperasian yang mudah, efisiensi penghilangan pengotor yang tinggi, dan polusi sekunder yang lebih sedikit.

Filter Pemilihan Pemain

Filter Pemilihan Pemain

Filter Umum untuk Pengecoran Aluminium Cair

Kain serat kaca dan saringan jaring Secara umum, sistem ini mengandalkan penyaringan mekanis untuk memisahkan partikel asing. Strukturnya sederhana dan biayanya rendah. Sistem ini cocok untuk menyaring partikel asing berukuran besar. Namun, efektivitas penyaringannya terhadap partikel asing berukuran halus sangat rendah. Selain itu, saringan memiliki ketahanan termal yang rendah, masa pakai yang singkat, dan kinerja penyaringan yang tidak stabil, sehingga hanya dapat digunakan sekali. Oleh karena itu, alat ini terutama digunakan untuk penyaringan primer pada logam cair

DBF memiliki keunggulan berupa efisiensi tinggi, kapasitas filtrasi besar, masa pakai yang lama, dan proses regenerasi yang baik. Namun, terdapat beberapa masalah seperti biaya penggantian yang tinggi, terjadinya korsleting, dan desorpsi inklusi yang disebabkan oleh gangguan, serta ukuran partikel bola filter yang kecil dapat menyebabkan resistansi kapiler. Oleh karena itu, DBF cocok untuk filtrasi lelehan yang membutuhkan kinerja tinggi dan kapasitas pengolahan yang besar

Partikel keramik yang dikombinasikan dengan filter pelat atau tabung (BPF) disinter dengan partikel alumina atau silikon karbida berdiameter 2–5 mm serta bahan pengikat khusus. Proses filtrasi terutama dilakukan melalui celah zigzag di antara partikel-partikel tersebut. Keunggulannya meliputi kekuatan termal yang tinggi, energi permukaan yang rendah, tekanan awal yang rendah, efisiensi filtrasi yang tinggi (terutama untuk inklusi berukuran kurang dari 20 m), kapasitas filtrasi yang besar, biaya produksi yang rendah, dan sebagainya. Meskipun harganya tinggi, produk ini cocok untuk produksi massal produk aluminium kelas atas. Produk ini dapat dibilas dan digunakan selama lebih dari 20 hari, namun saat ini produk ini terutama digunakan

Filter sarang lebah (lubang lurus) Mirip dengan filter gas buang mobil. Produk ini dibuat melalui proses ekstrusi menggunakan cetakan atau disinter setelah dicetak secara langsung. Produk ini memiliki keunggulan berupa kekuatan tinggi, resistansi filtrasi rendah, laju aliran lelehan yang stabil, penggantian yang mudah, dan biaya rendah. Namun, karena keterbatasan cetakan, diameter lubangnya besar, sehingga proses penyaringan terutama bergantung pada dinding lubang untuk menyerap kotoran, dan efisiensi penyaringannya rendah.

Filter busa keramik (CFF) Saat ini, filter ini merupakan filter yang paling banyak digunakan untuk penyaringan logam aluminium cair. Keunggulannya antara lain porositas tinggi, efisiensi penyaringan tinggi, mudah diganti, biaya rendah, dan kemampuan adaptasi yang baik. Filter Busa Keramik Dapat menyaring partikel padat dan memisahkan sebagian partikel cair. Kelemahannya adalah ketahanannya terhadap suhu tinggi rendah, masa pakainya pendek, dan kapasitas penyaringannya kecil.

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *