Pelat saringan keramik berbusa banyak digunakan di pabrik pengecoran aluminium karena kemudahan penggunaannya, efektivitas penyaringan yang baik, dan harganya yang terjangkau. Di negara-negara maju, lebih dari 50% lelehan paduan aluminium disaring menggunakan pelat saringan keramik berbusa. Pelat saringan keramik berbusa umumnya memiliki ketebalan 50 mm serta panjang dan lebar 200–600 mm.
Pelat saringan busa keramik di pabrik pengecoran bersifat rapuh dan mudah rusak. Umumnya, pelat ini hanya digunakan sekali. Jika digunakan dua kali atau lebih, harus diterapkan langkah-langkah isolasi lelehan. Namun, secara umum penggunaan lebih dari tujuh kali tidak diperbolehkan. Pelat saringan baru harus segera diganti dalam waktu 48 jam.

Perhatikan hal-hal berikut ini saat menggunakan filter keramik berbahan busa di bengkel pengecoran:
(1) Pilihlah filter keramik dari pabrik yang sesuai. Saat memilih keramik busa, persyaratan akurasi filtrasi harus dipertimbangkan terlebih dahulu. Dalam kebanyakan kasus, penggunaan keramik busa 30PPI sudah memenuhi persyaratan tersebut. Jika logamnya sangat kotor, Filter busa keramik 20 PPI dapat digunakan sebagai penyaringan awal untuk mencegah penyumbatan dini pada busa keramik 30PPI. Kedua, perlu diperhatikan kecepatan pengecoran, laju aliran aluminium cair per satuan waktu, tingkat kebersihan awal logam cair, kandungan inklusi tertinggi dalam logam, serta total volume logam yang diproses.
(2) Pasang filter busa keramik dengan benar. Biasanya, filter busa keramik disusun secara horizontal di dalam kotak filter, sehingga cairan aluminium dapat mengalir secara vertikal ke bawah atau ke atas. Apabila metode pengecoran bawah diterapkan, cairan aluminium akan naik secara merata, tidak terjadi turbulensi saat menyentuh filter, sehingga dapat memastikan filter mulai bekerja secara merata, serta mengurangi risiko terjadinya channeling. Selain itu, saat memasang busa keramik, bagian sambungan harus disegel dengan serat tahan api untuk menghilangkan kemungkinan terjadinya bypass.
(3) Sebelum proses penyaringan, sebaiknya busa keramik dipanaskan menggunakan pemanas hingga mendekati suhu leleh, agar ketika cairan aluminium mengalir ke busa keramik, pori-porinya tidak tersumbat akibat pengendapan logam.





















