Proses penghilangan gas dari logam dan proses penghilangan terak merupakan proses pengolahan logam cair yang penting untuk membersihkan logam cair dan meningkatkan kualitas produk.
Proses penghilangan gas pada logam yang umum dikenal dilakukan dengan menyemprotkan fluks ke dalam logam cair bersamaan dengan gas inert seperti nitrogen atau argon. Hidrogen dihilangkan dari logam cair melalui desorpsi ke dalam gelembung-gelembung, sedangkan kotoran non-logam lainnya diangkat ke lapisan busa melalui proses flotasi. Penyebaran gas jet dilakukan dengan menggunakan rotor berputar, yang menciptakan banyak turbulensi di dalam logam cair. Aliran turbulen menyebabkan partikel-partikel non-logam kecil menggumpal menjadi agregat partikel besar, yang kemudian diangkat ke permukaan logam cair oleh gelembung-gelembung gas. Turbulensi dalam logam ini juga memastikan bahwa gas jet bercampur dengan baik dengan logam cair dan menjaga bagian dalam wadah tetap bebas dari endapan dan penumpukan oksida.

Sisa-sisa yang telah dikumpulkan dilebur menjadi logam cair melalui proses peleburan, logam cair tersebut dimurnikan melalui proses pemurnian, terak dipisahkan dari logam cair yang telah dimurnikan melalui proses pengeluaran terak, dan logam cair yang telah dimurnikan tersebut dicetak untuk menghasilkan paduan sekunder atau paduan cor.
Bahan yang dimasukkan ke dalam tungku, yaitu skrap, dipanaskan dan dilelehkan untuk menghasilkan logam cair. Senyawa organik yang menempel pada bahan tersebut serta oksida yang terbentuk selama proses peleburan membentuk berbagai inklusi dalam logam cair. Inklusi dan logam tersebut tercampur menjadi terak dan mengapung akibat proses pemurnian. Slag merupakan penyebab utama cacat produk dan harus dihilangkan. Namun, karena kandungan logam yang tinggi dalam slag, akan terjadi kehilangan logam jika slag yang mengandung logam tersebut dibuang. Oleh karena itu, logam yang terkandung dalam slag harus dikembalikan ke logam cair sebanyak mungkin, dan hanya inklusi yang harus dihilangkan secara efektif melalui proses penghilangan slag.
Proses penghilangan terak yang umum dilakukan dengan menyemprotkan fluks ke permukaan logam cair, sehingga fluks dan terak tercampur. Proses ini fluks peleburan aluminium bereaksi dengan partikel-partikel aluminium halus yang terdapat dalam terak. Reaksi ini menghasilkan panas, yang memanaskan terak guna meningkatkan kelancaran aliran logam yang terkandung di dalamnya, sehingga logam tersebut kembali menjadi logam cair.





















