Perangkat penyaringan logam cair canggih digunakan di bengkel peleburan dan pengecoran pabrik pengolahan aluminium, yang terutama meliputi perangkat penyaringan CFF, perangkat penyaringan lapisan dalam, dan perangkat penyaringan tabung. Penyaringan dengan filter busa keramik dan penyaringan lapisan dalam termasuk dalam kategori penyaringan internal, sedangkan penyaringan tabung termasuk dalam kategori penangkapan ganda kotoran baik di permukaan maupun di bagian dalam.

Pengotor dalam lelehan paduan aluminium mengandung gas dalam jumlah yang bervariasi, berbagai inklusi non-logam, serta logam berbahaya lainnya. Kehadiran pengotor-pengotor ini akan secara langsung memengaruhi kualitas paduan aluminium, sehingga menyebabkan timbulnya porositas, pori-pori, inklusi terak, dan sebagainya pada ingot. Cacat-cacat tersebut pada gilirannya berdampak negatif terhadap sifat mekanik, sifat pemrosesan, ketahanan korosi, sifat perlakuan permukaan, serta penampilan produk olahan hilir. Untuk mengatasi dampak negatif yang disebutkan di atas, pemurnian cairan dalam produksi pengecoran paduan aluminium menjadi sangat penting.
Saat ini, penyaringan dan pemurnian dengan filter busa keramik merupakan metode paling efektif untuk menghilangkan inklusi non-logam dalam aluminium cair dan paduan aluminium. Tanpa jaminan adanya proses perlakuan cairan logam yang tepat, bahan tersebut tidak dapat berfungsi secara optimal.
Sejak penelitian pertama yang berhasil mengenai filter busa keramik untuk paduan aluminium Pada tahun 1970-an, teknologi filter busa keramik berkembang pesat, dan saat ini merupakan teknologi yang paling banyak digunakan di pabrik pengolahan aluminium. Filter busa keramik dipasang pada perangkat penyaringan canggih, yang dapat menghasilkan hasil yang lebih baik.

Perangkat penyaringan logam cair yang canggih semakin umum digunakan karena masyarakat memiliki tuntutan yang semakin tinggi terhadap kualitas produk aluminium. Filter keramik untuk pengecoran tidak hanya mampu menghilangkan sejumlah besar inklusi oksida dalam aluminium cair secara efektif, tetapi juga menyaring inklusi berukuran beberapa mikron yang tidak dapat diatasi dengan teknologi konvensional.
Teknologi AdTech memberikan dampak positif pada filter busa keramik impor. Tingkat filtrasi (ukuran pori) berkisar antara 20 PPI hingga 80 PPI, namun 30 PPI dan 50 PPI adalah yang paling umum digunakan. Konfigurasi filter busa keramik mencakup filtrasi satu lapis dan filtrasi dua lapis.












