Penyaringan Busa Keramik Logam Cair, Filter Busa Keramik untuk Pengecoran

 Penyaringan Logam Cair

Untuk memastikan proses penyaringan logam cair berlangsung secara optimal, filter busa keramik harus memiliki tekanan hidrostatik tertentu agar proses penyaringan dapat dimulai dan mengatasi hambatan tegangan permukaan. Besarnya tekanan hidrostatik tersebut memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap dimulainya proses penyaringan. Umumnya, nilainya harus lebih besar dari 400 mm. Ukuran indenter pun harus disesuaikan agar lebih besar.

Bagian yang tumpang tindih dari filter keramik berbusa dan cetakan harus disegel sebaik mungkin untuk mencegah kebocoran logam cair melalui celah, serta agar efek penyaringan tidak terganggu. Pada beberapa cetakan pasir, seperti cetakan basah, penggunaan filter busa keramik saja dapat dengan mudah menyebabkan pasir terlepas di bagian tempat filter dipasang. Oleh karena itu, dudukan filter harus dirancang untuk menopang filter agar filter tidak bergeser akibat hantaman logam cair, serta mencegah partikel pasir masuk ke rongga cetakan dan kehilangan logam cair.

Sebelum menggunakan filter busa keramik untuk penyaringan logam cair, gunakan udara bertekanan untuk membersihkan debu di permukaan dan serpihan di bagian dalam guna mencegah kotoran mencemari logam cair. Hindari kelembapan selama pengangkutan dan penyimpanan, serta simpan di lingkungan yang kering. Jika diperlukan, panaskan filter busa keramik tersebut sebelum digunakan untuk mengeringkannya sepenuhnya. Selain itu, filter ini merupakan produk yang rapuh, sehingga harus ditangani dengan hati-hati untuk mencegah kerusakan.

Penyaringan Logam Cair

Prinsip-prinsip Penyaringan Logam Cair Menggunakan Filter Busa Keramik

①Semakin dekat posisi penempatan dengan rongga cetakan, semakin baik, karena hal ini mengurangi kemungkinan terjadinya oksidasi sekunder;
② Desain sistem saluran harus sederhana, dan langkah-langkah penahan terak lainnya dapat diabaikan, sehingga dapat meningkatkan tingkat pemanfaatan cetakan pasir dan laju produksi proses tersebut;
③ Luas area kerja filter harus 4 hingga 6 kali luas penampang penyumbat sistem gerbang agar kecepatan penuangan tidak terpengaruh;
④Pilih filter yang sesuai berdasarkan jenis paduan cor dan suhu penuangan, serta jangan digunakan pada suhu yang melebihi batas;
⑤Pilih ukuran pori yang tepat agar efek penyaringan benar-benar tercapai;
⑥ Filter tidak dapat digunakan untuk mengatur kecepatan pengaliran.

Leave a Reply