Flux Bubuk untuk Pengecoran Paduan Aluminium-Silikon Cair

Flux berbentuk bubuk dapat memurnikan campuran aluminium dan silikon yang telah meleleh sebelum proses pengecoran. Flux berbentuk bubuk mengandung karbonat dan fluorida.

Flux Bubuk

Bagian cor ini terbuat dari paduan aluminium-silikon, yang mengandung 12,5% hingga 25,0% silikon dan memiliki kekuatan serta keuletan yang lebih baik daripada paduan yang terbuat dari aluminium murni. Oleh karena itu, bagian cor ini menunjukkan ketahanan aus yang lebih baik daripada yang memiliki kandungan silikon lebih rendah. Paduan ini memiliki ketahanan aus yang sangat baik dan cocok untuk pengecoran komponen berat seperti mesin mobil dan piston.

Jika hasil coran memenuhi syarat, butiran kristal pada hasil coran tersebut tidak boleh mengandung cacat yang jelas terlihat. Cacat ini disebabkan oleh pengotor seperti hidrogen dan oksida dalam paduan aluminium-silikon. Hal ini juga disebabkan oleh partikel silikon primer yang mungkin menggumpal, sehingga ukurannya menjadi lebih besar dan tersebar secara tidak merata di dalam hasil coran.

Cacat-cacat pada coran ini dapat menyebabkan coran menjadi rapuh, sehingga coran tersebut dapat terkelupas atau retak selama proses pengolahan. Hal ini juga dapat menyebabkan berkurangnya masa pakai alat mesin dan terjadinya waktu henti produksi.

Oleh karena itu, pemurnian fluks Dalam cairan paduan aluminium, hal ini penting untuk meningkatkan sifat fisik dan kemudahan pengerjaan coran. Untuk menghilangkan berbagai kotoran dari paduan aluminium-silikon, hidrogen biasanya dihilangkan terlebih dahulu, kemudian kotoran oksida dihilangkan.

Karbonat sudah dikenal, dan perannya adalah untuk meningkatkan kelancaran aliran serta mencegah penggumpalan fluks berbentuk bubuk selama proses pengolahan. Fungsi fluorida adalah untuk menghilangkan kotoran oksida dalam campuran aluminium dan silikon cair sehingga kotoran tersebut dapat mengapung ke permukaan campuran aluminium dan silikon cair, di mana kemudian dibuang. Fluorida juga membantu menghilangkan hidrogen.

Ukuran partikel fluks bubuk juga penting. Jika ukuran partikelnya terlalu besar, akan lebih sulit untuk mendistribusikan fluks bubuk secara merata ke dalam campuran aluminium dan silikon yang sedang meleleh.

Bahan fluks berbentuk bubuk didispersikan dalam gas pembawa seperti nitrogen, argon, helium, atau klorin. Jika tidak menggunakan alat penghilang gas untuk bubuk, gas klorin digunakan sebagai gas pembawa karena gas klorin berfungsi sebagai penghilang gas. Campuran tersebut ditambahkan ke dalam campuran cair aluminium dan silikon melalui pistol semprot. Dalam campuran cair tersebut, proses penghilangan pengotor dan pemurnian silikon terjadi secara bersamaan.

Leave a Reply