Pemurnian Aluminium, Pemurnian dengan Fluks, Unit Penghilangan Gas Secara Online

Dalam beberapa dekade terakhir, industri metalurgi telah menerapkan langkah-langkah pemurnian untuk meningkatkan kualitas logam cair. Yang disebut pemurnian ini adalah proses memasukkan klorin, gas inert, atau garam klorin ke dalam cairan logam untuk menghilangkan gas, inklusi, dan logam alkali dari paduan aluminium. Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern, terdapat banyak metode baru untuk pemurnian cairan logam paduan aluminium. Cakupan metode-metode ini telah melampaui makna pemurnian aluminium yang semula.

Oleh karena itu, konsep pemurnian cairan telah diperkenalkan ke dalam ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Yang dimaksud dengan proses pemurnian aluminium cair dan gas pemurnian di dalam tungku adalah upaya untuk menghilangkan unsur-unsur berbahaya yang muncul selama proses peleburan dan pemurnian, termasuk melalui metode fisik dan kimia.

Pemurnian Aluminium

Proses Pemurnian Aluminium dengan Metode Flux

Flux yang terdiri dari garam-garam yang mengandung klorin dan fluorin digunakan untuk menghilangkan gas dari paduan aluminium cair. Flux penghilang gas biasanya berbentuk tablet.

Penghilangan gas dari aluminium Proses ini dimulai ketika pelat fluks dicelupkan ke bagian bawah tungku menggunakan lonceng penusuk yang telah dipanaskan terlebih dahulu dan dalam keadaan bersih. Komponen fluks bereaksi dengan aluminium untuk membentuk senyawa gas (klorida aluminium, fluorida aluminium). Gas tersebut membentuk gelembung dan naik ke dalam cairan aluminium. Tekanan parsial hidrogen di dalam gelembung yang terbentuk sangat rendah, sehingga hidrogen berdifusi dari aluminium cair ke dalam gelembung. Gelembung-gelembung tersebut keluar dari cairan aluminium dan kemudian dibuang melalui sistem pembuangan. Proses ini berlanjut hingga gelembung-gelembung tersebut berhenti terbentuk.

Unit Penghilang Gas Secara Online

Unit degassing online AdTech terutama digunakan untuk menghilangkan hidrogen (H) dan terak dari aluminium cair. Unit ini bekerja berdasarkan prinsip flotasi gas. Rotor memasukkan gas inert atau campuran klorin dan gas inert ke dalam aluminium cair, lalu memecah gas tersebut menjadi gelembung-gelembung kecil yang tersebar. Gelembung-gelembung tersebut naik ke permukaan aluminium cair dan sekaligus menyelesaikan prosedur-prosedur yang disebutkan di bawah ini.

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *