Penggunaan filter busa keramik untuk menghilangkan kotoran dalam industri pengecoran sudah dikenal luas. Filter busa keramik bekerja dalam mode filtrasi lapisan dalam, di mana inklusi yang ukurannya lebih kecil dari ukuran pori tetap tertahan di seluruh penampang filter. Penangkapan inklusi dalam filtrasi lapisan dalam dianggap sebagai hasil dari dua peristiwa berturut-turut: pengangkutan inklusi ke lokasi penangkapan pada media filter dan adsorpsi partikel ke lokasi tersebut.

Proses Pembuatan Filter Busa Keramik
Yang filter busa keramik Proses ini dilakukan dengan cara meresapkan bubur keramik ke dalam busa poliuretan berpori, menghilangkan sisa bubur keramik dengan cara memeras spons yang telah diresapi bubur tersebut, kemudian mengeringkan lapisan keramik, membakar spons, dan melakukan sintering pada badan benda.
Bubuk alumina serta perbandingan berbeda antara bentonit dan air ditambahkan ke dalam campuran bubuk untuk menyiapkan bubur keramik. Kandungan keramik dalam bubur tersebut sebesar 45 wt%, yang merupakan perbandingan ideal agar bubur dapat meresap ke dalam keramik. Saat spons yang telah diresapi keramik mengering, bentonit mengikat partikel alumina di permukaan spons. Bahkan, ikatan ini tetap ada selama proses pembakaran spons poliuretan. Tidak ada kerusakan keramik yang teramati setelah spons terbakar habis. Oleh karena itu, morfologi spons direplikasi secara akurat pada busa keramik mentah yang dibakar oleh poliuretan pada suhu 500°C, sehingga diperoleh busa keramik Al₂O₃ yang rapuh. Untuk memperkuat busa tersebut dan mengubahnya menjadi filter cor, busa mentah disinter pada suhu 1250°C selama 60 menit. Akhirnya, diperoleh filter cor aluminium yang sangat berpori. Yang mengejutkan, tidak teramati adanya penyusutan, dan diperoleh porositas serta struktur jaringan yang seragam. Pori-pori tersebut terhubung ke celah-celah yang diperlukan untuk menyaring inklusi.
Hasil uji pengecoran menunjukkan bahwa penggunaan filter busa keramik dapat diterapkan dengan sukses untuk penyaringan logam cair aluminium. Filter keramik yang dihasilkan juga dapat digunakan untuk mengontrol aliran di saluran aliran, sehingga tidak terjadi turbulensi dan pembentukan lapisan oksida yang terlipat saat logam cair mengalir. Filter pengecoran ini sangat cocok untuk menyaring logam cair aluminium. Oleh karena itu, filter busa keramik alumina yang dihasilkan dapat digunakan dalam industri pengecoran aluminium sebagai filter pengecoran.






