Filter Air Aluminium -sales@aluminiumceramicfiber.com

Filter Air Aluminium memiliki ketahanan terhadap korosi, ketahanan terhadap suhu tinggi, kekuatan mekanis yang tinggi, tidak melarutkan zat berbahaya, tidak menimbulkan polusi sekunder, pori-pori mikro tidak mengalami deformasi akibat tekanan fluida, mudah dibersihkan dan diregenerasi, serta memiliki masa pakai yang panjang.

Saringan air berbahan aluminium terdiri dari banyak pori-pori mikro yang seragam dan tak terhitung jumlahnya. Ketika logam cair mengalir melalui pori-pori kecil ini, zat tersuspensi, partikel koloid, dan zat organik makromolekul terperangkap di permukaan Filter Busa Keramik, dan fluida tersebut mengalir melalui saluran mikropori untuk menghasilkan berbagai efek fisik, sehingga menghasilkan pemurnian melalui filtrasi mekanis atau difusi, fluidisasi, dan efek-efek lainnya.

Filter Air Aluminium

Berdasarkan tingkat kemurniannya yang berbeda-beda, aluminium dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori berikut ini.

1) Aluminium primer. Istilah ini biasanya merujuk pada aluminium yang diproduksi dalam sel elektrolitik industri melalui proses elektrolisis garam cair, dengan kemurnian umumnya berkisar antara 99,5–99,8%. Ini merupakan produk industri dalam jumlah besar dan tidak mencakup paduan yang diformulasikan.
2) Aluminium murni. Umumnya dihasilkan dari elektroliser pemurnian cair tiga lapis. Di dalam tangki pemurnian, paduan yang terdiri dari aluminium primer dan tembaga digunakan sebagai anoda, sedangkan campuran kriolit dan klorida barium digunakan sebagai elektrolit. Kemurnian aluminium murni yang mengendap di katoda biasanya di atas 99,99%.
3) Aluminium kemurnian tinggi. Bahan ini terutama diproduksi melalui metode peleburan regional. Aluminium murni digunakan sebagai bahan baku untuk memperoleh aluminium kemurnian tinggi dengan fraksi massa pengotor tidak melebihi 1×10⁻⁶. Aluminium kemurnian tinggi juga dapat dihasilkan melalui kombinasi elektrolisis senyawa organoaluminium dan peleburan zona.

Aluminium olahan memiliki banyak sifat unggul dibandingkan dengan aluminium primer. Seiring meningkatnya kemurnian, konduktivitas, keuletan, reflektivitas, dan ketahanan korosi aluminium pun meningkat, yang terutama berkaitan dengan pertumbuhan butir aluminium. Di antara sifat-sifat tersebut, yang paling berharga adalah ketahanan korosinya. Ketahanan korosi aluminium olahan sekitar 9 kali lipat dibandingkan aluminium primer. Semakin tinggi kemurnian aluminium, semakin padat lapisan oksida permukaannya, semakin kuat ikatannya dengan atom-atom aluminium di dalamnya, dan semakin baik pula ketahanan korosinya.

Aluminium adalah bahan dengan permeabilitas magnetik yang sangat rendah dan memiliki sifat elektromagnetik yang baik dalam medan magnet bolak-balik. Semakin tinggi kemurniannya, semakin kecil permeabilitas magnetiknya, dan semakin baik konduktivitasnya pada suhu rendah. Oleh karena itu, aluminium murni dan aluminium berkemurnian tinggi memiliki kegunaan khusus di bidang teknologi kelistrikan suhu rendah, komponen elektromagnetik suhu rendah, dan elektronika. Penggunaan utama aluminium murni terdapat di beberapa bidang teknologi tinggi dan penelitian ilmiah, terutama untuk produksi foil aluminium murni, pembuatan paduan aluminium cerah, paduan aluminium khusus, serta penarikan dan penyemprotan kawat, di mana industri elektronik merupakan penggunaannya yang paling luas.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *