Filter busa keramik memiliki karakteristik berupa luas permukaan penyaringan yang besar, stabilitas terhadap guncangan termal yang baik, stabilitas kimia yang tinggi, ketahanan terhadap korosi logam yang baik, serta efisiensi penyaringan yang tinggi. Oleh karena itu, filter busa keramik digunakan sebagai filter ber efisiensi tinggi dalam teknologi penyaringan dan pemurnian logam cair. Perangkat ini telah menarik perhatian banyak orang.

Sebenarnya, terdapat banyak jenis filter keramik untuk penyaringan logam cair. Dari sudut pandang makro, filter keramik pada dasarnya dibagi menjadi bahan keramik sel terbuka (berbentuk jaring) dan bahan keramik sel tertutup. Kriteria utama untuk menentukan apakah busa keramik tersebut berpori terbuka atau tertutup adalah apakah busa tersebut memiliki dinding yang kokoh?
Dengan kata lain, jika setiap sel pada busa keramik saling terhubung, maka busa tersebut termasuk busa keramik sel terbuka, dan jika tidak terhubung, maka termasuk busa keramik sel tertutup. Dari sudut pandang mikroskopis, busa keramik dapat diklasifikasikan menjadi bahan keramik makropori, bahan keramik mikropori, dan bahan keramik mesopori.
Proses pengapuran filter busa keramik berpori Proses ini biasanya dilakukan pada suhu yang lebih tinggi daripada suhu di mana fase kaca bahan tersebut dapat terbentuk dan ikatan dapat terjadi, sehingga menghasilkan kekuatan dan ketahanan korosi yang dibutuhkan pada produk akhir. Proses ini biasanya dilakukan dalam tungku kontinu selama 1 jam hingga 3 jam, dengan suhu maksimum dipertahankan selama 15 menit hingga 1 jam. Suhu yang lebih rendah dan durasi yang lebih singkat dapat meningkatkan efisiensi ekonomi produksi. Namun, waktu dan suhu yang memadai harus disediakan agar bahan tersebut memperoleh kekuatan dan ketahanan korosi yang diperlukan.
Ukuran pori media filter terutama bergantung pada ukuran pori awal busa polimer yang digunakan dalam metode ini. Untuk menyaring paduan aluminium secara efektif, ukuran pori utama biasanya berkisar antara 10 hingga 60 pori per inci linier. Namun, dalam beberapa aplikasi, terkait efisiensi penyaringan logam cair menggunakan filter keramik dan permeabilitas media filter yang diperlukan, setiap aplikasi memerlukan ukuran pori yang unik sesuai dengan persyaratan bengkel pengecoran atau mesin billet.






