Filter Busa Keramik untuk Penyaringan Logam Cair dalam Proses Pengecoran

Penyaringan logam cair menggunakan filter busa keramik memiliki keunggulan besar dalam mengurangi biaya produksi dan meningkatkan kualitas produk.

Selain itu, filter busa keramik digunakan untuk memurnikan aluminium cair. Alat tersebut disusun secara horizontal di dalam Kotak filter CFF, yaitu di antara saluran pembilasan dan lubang pengecoran. Selain itu, pelat saringan busa keramik dapat menyaring semua logam dari satu tahap peleburan secara efektif, dan sangat mudah dilepas atau diganti setelah digunakan. Pelat ini juga cocok untuk sistem pengecoran horizontal maupun vertikal.

Efisiensi penyaringan logam cair menggunakan filter busa keramik sangat bergantung pada pemasangan dan penggunaannya yang tepat. Pada saat yang sama, langkah-langkah konvensional dan penting yang diambil untuk mengurangi terjadinya inklusi dalam proses peleburan, perlakuan tungku, pengecoran, dan operasi proses lainnya tidak boleh diabaikan hanya karena penerapan proses filtrasi ini. Penting juga untuk mencegah terjadinya kontaminasi ulang pada cairan aluminium bersih yang telah difilter. Misalnya, proses penghilangan terak dan pembersihan tungku peleburan aluminium serta tungku penampung; pemurnian di dalam tungku, dan sebagainya. Terutama, perangkat degassing online masih diperlukan karena tidak hanya dapat mengurangi kandungan hidrogen dalam logam cair, tetapi juga menghilangkan beberapa inklusi non-logam.

Filter Busa Keramik untuk Penyaringan Logam Cair

Secara umum, dalam pemasangan dan penggunaan filter busa keramik, perlu diperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Ukuran pelat saringan dan pemilihan jumlah lubang harus mempertimbangkan rentang laju aliran untuk jenis pengecoran tertentu, ketinggian maksimum logam selama proses penyaringan, volume penyaringan total, serta tingkat kebersihan cairan aluminium awal.
  2. Pelat filter harus kompatibel dengan kotak filter. Keduanya dirancang agar saling cocok guna memudahkan penyegelan. Hal ini mencegah logam mengalir ke dalam kotak pengecoran melalui celah tanpa disaring, serta mencegah pelat filter busa yang terlalu ringan sehingga mengapung di dalam cairan aluminium dan mengalami kegagalan.
  3. Alat ini perlu dipanaskan terlebih dahulu sebelum digunakan untuk menghilangkan kelembapan dan memperlancar proses penyaringan instan awal. Pemanasan awal dapat dilakukan dengan pemanas listrik atau gas. Dalam kondisi normal, proses ini memakan waktu sekitar 15 menit.
  4. Selama proses filtrasi normal, tidak perlu melakukan pembuangan terak, serta hindari mengetuk dan menggetarkan pelat filter. Pada saat yang sama, saluran pembuangan harus diisi dengan aluminium cair untuk menghindari turbulensi yang berlebihan pada aluminium cair.
  5. Setelah proses pengecoran, tiriskan logam di atas saluran pembuangan dan pelat saringan.
  6. Terakhir, bersihkan area di sekitarnya dan keluarkan pelat filter setelah campuran mengeras.

Leave a Reply