Pada akhir tahun 1970-an, Amerika Serikat mengembangkan filter busa keramik (CFF) yang menyerupai spons, terbuat dari alumina dan oksida kromium. Filter CFF untuk aluminium cair tidak hanya memiliki teknologi pemurnian yang baik, tetapi juga mudah digunakan. Perbedaan tekanan awal yang melewati logam cair hanya 100–150 mm, dan setelah melewatinya, hanya perlu mempertahankan perbedaan tekanan sebesar 2–10 m. Prinsip penyaringan dan pemurnian busa keramik sama dengan prinsip penyaringan tabung keramik. Filter CFF untuk Aluminium Cair merupakan mekanisme filtrasi dalam dan memiliki porositas yang lebih tinggi (80% hingga 90%) dibandingkan tabung keramik. Oleh karena itu, Filter CFF memiliki kapasitas aliran yang besar dan cocok untuk produksi pengecoran kontinu dan penggulungan kontinu.

Penyaringan dengan filter keramik berbusa saat ini merupakan cara paling efektif untuk menghilangkan inklusi dalam aluminium cair. Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa teknologi baru untuk memurnikan aluminium cair di fasilitas penelitian dalam dan luar negeri, seperti pemrosesan dinamis vakum, pemurnian degassing ultrasonik berkelanjutan, dan filter keramik korundum, telah memberikan hasil yang sangat baik, namun metode proses ini lebih rumit dan mahal, sehingga sulit untuk diadopsi secara luas di industri. Kain saring logam yang digunakan oleh pelanggan kelas bawah hanya dapat menghilangkan inklusi berukuran besar dalam logam cair paduan aluminium, namun inklusi di bawah tingkat mikron tidak dapat dihilangkan, dan kain saring logam tersebut juga akan mencemari paduan aluminium. Penggunaan pelat saring keramik berbusa dapat menyaring inklusi kecil dan secara signifikan meningkatkan sifat mekanis serta kualitas penampilan produk.
Filter busa keramik untuk aluminium cair dipasang di dalam Kotak filter CFF di antara mulut tungku dan pelat pengalih. Semakin dekat kotak filter dengan mendistribusikan cucian, semakin baik. Alasannya adalah hal ini dapat memperpendek jarak aliran aluminium cair setelah penyaringan serta mengurangi atau mencegah terjadinya oksidasi kembali. Aluminium cair mengalir dari mulut tungku melalui kotak penyaring, lalu mengalir ke pelat pemisah melalui saluran. Saat perangkat penyaring diaktifkan, selisih ketinggian sebelum dan sesudah penyaringan logam cair sekitar 30 mm. Seiring bertambahnya waktu penyaringan, inklusi pada permukaan pelat penyaring dan dinding lubang semakin banyak, aliran penyaringan berkurang, dan selisih ketinggian antara bagian depan dan belakang semakin besar. Saat pengecoran selesai, selisih ketinggian tersebut semakin meningkat. Menjadi 50–100 rm. Pemilihan pelat filter pertama-tama bergantung pada tingkat ketelitian penyaringan. Umumnya, ukuran pori 10 lubang/cm sudah dapat memenuhi persyaratan pemurnian cairan aluminium. Jika cairan aluminium sangat kotor, gunakan lembaran aluminium berpori besar (6 lubang/cm) untuk penyaringan awal guna mencegah penyumbatan dini pada pelat penyaring berpori halus. Langkah kedua adalah menentukan luas permukaan pelat penyaring berdasarkan kecepatan pengecoran dan laju aliran logam per satuan waktu.

Efektivitas penyaringan pelat saring terutama ditentukan oleh ukuran dan porositasnya. Semakin besar pori-pori pelat saring, semakin buruk pula efektivitas penghilangan terak. Untuk produk aluminium dengan persyaratan yang ketat, sebaiknya dipilih pelat saring dengan pori-pori kecil, dan efisiensi penyaringan meningkat seiring dengan ukuran partikel. Peningkatan ukuran dan ketebalan lapisan saring terjadi secara proporsional, dan berkurang seiring dengan berkurangnya ukuran lubang saring serta laju aliran aluminium cair.
Efek penyaringan pelat saring Setelah sebuah perusahaan menggunakan metode penyaringan dengan pelat saring dalam jangka waktu yang lama, terbukti bahwa pelat saring keramik berbusa merupakan alat yang efektif untuk menghilangkan inklusi oksidasi dalam setiap lelehan. Penyaringan serat pada umumnya hanya dapat menghilangkan inklusi berukuran besar, sedangkan pelat saring keramik berbusa mampu menyaring inklusi berukuran besar maupun kecil secara bersamaan.





















